JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Tolak RUU Pertanahan, Ribuan Mahasiswa dari Berbagai PT di Kota Solo Geruduk Gedung DPRD Solo

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Solo melakukan aksi demontrasi dalam rangka Hari Agraria, Selasa (24/9/2019). Aksi berawal di Plasa Manahan, dilanjutkan dengan longmarch sepanjang Jalan Adu Sucipto menuju Kantor DPRD Solo. Foto: JOGLOSEMARNEWS.COM /Triawati PP

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Solo melakukan aksi demontrasi dalam rangka Hari Agraria, Selasa (24/9/2019). Aksi berawal di Plasa Manahan, dilanjutkan dengan longmarch sepanjang Jalan Adu Sucipto menuju Kantor DPRD Solo.

Sepanjang perjalaban longmarch, massa tidak berhenti meneriakkan tuntutan-tuntutan demo menolak RUU Pertanahan dan mengkritik kinerja Anggota DPRD yang dinilai tidak memihak masyarakat bawah. Berdasarkan panrauan lapangan, peserta aksi kompak mengenakan pakaian hitam-hitam dan membawa spanduk-spanduk dengan tulisan kritikan kepada anggota dewan.

Baca Juga :  Meroket Lagi, Positif Covid-19 di Solo Bertambah 12 Orang, Total 576 Kasus
Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Solo melakukan aksi demontrasi dalam rangka Hari Agraria, Selasa (24/9/2019). Aksi berawal di Plasa Manahan, dilanjutkan dengan longmarch sepanjang Jalan Adu Sucipto menuju Kantor DPRD Solo. Foto: JOGLOSEMARNEWS.COM / Triawati PP

Sesampainya di Gedung DPRD, massa aksi telah disambut pengamanan berlapis oleh Perugas kepolisian dengan dibentangkan pagar kawat berduri. Dengan lantang, peserta aksi tidak patah arang dan terus melontarkan orasi-orasinya di depan Gedung DPRD Kota Solo. Berbagai spanduk dengan tulisan “Telah Meninggal Akal Sehat Para Wakil Rakyat”, ” Jaluk Tulung Gusti DPRD Paringi Waras”, dan lainnya mewarnai aksi.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Solo Akan Gelar Muscablub dengan Protokol Covid-19. Delapan Orang Sudah Mendaftar Sebagai Calon Ketua

“Demo ini merupakan akumulasi dari sekian konflik-konflik vertikal yang terjadi selama ini. Bahwa negara yang berselingkuh dengan kaum kapital para pemodal dan melakukan eksploitasi terhadap aumber daya lahan di berbagai daerah,” urai Humas Komite Aksi Mahasiswa untuk Perjuangan Tani (KAMRAT) Moh Zal Hairi. Triawati PP