JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bursa Pilkada Sragen 2020, Bupati Yuni CLBK, Wabup Siapkan Antisipasi Tragedi Karanganyar Jilid 2 

Bupati dan Wabup Sragen, Yuni-Dedy. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati dan Wabup Sragen, Yuni-Dedy. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menyatakan pendaftarannya ke PDIP sebagai bakal calon wakil bupati di Pilkada 2020, hanya salah satu bagian perjalanan menuju pencalonannya ke Pilkada. Ia mengaku segala kemungkinan masih sangat terbuka dan bisa terjadi.

Termasuk kemungkinan maju sendiri atau tidak berpasangan dengan Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menurutnya juga masih terbuka.

“Daftar ke PDIP itu salah satu parameternya. Tapi semua kemungkinan masih terbuka,” paparnya kepada wartawan saat ditemui di pendapa Rumdin Bupati seusai pelantikan pejabat eselon belum lama ini.

Politisi asal PKS itu mengungkapkan masih terbuka peluang untuk terjadi apa yang direncanakan maupun tidak direncanakan dalam perjalanan menuju Pilkada. Pasalnya rentang waktu masih tujuh bulan dan dalam perjalanannya, politik bersifat dinamis.

Baca Juga :  Diisolasi 22 Hari, Kuli Panggul Positif Covid-19 Berusia 59 Tahun Asal Tanon Sragen Kembali Berhasil Sembuh. Tinggal 9 Pasien Positif Yang Masih Dirawat, Satu Meninggal Dunia

Termasuk, saat ditanya kemungkinan maju sendiri dan tidak berpasangan dengan Yuni, Dedy menyebut kemungkinan itu juga masih bisa terjadi.

Pun dengan kemungkinan terulangnya tragedi Karanganyar jilid 2, di mana Wabup dari PKS dirangkul oleh bupati dari awal untuk digandeng lagi tapi tiba-tiba ditinggal di detik-detik akhir, Dedy menyebut hal itu sebagai bagian dari sebuah kemestian yang harus diantisipasi juga.

“Itu (Karanganyar jilid 2) sebagai bagian dari proses perjalanan politik yang harus diantisipasi. Sekali lagi, semua kemungkinan bisa terjadi dan semua harus diantisipasi,” tukasnya.

Disinggung apakah sudah mulai melirik tokoh yang bakal dibidik mendampingi jika skenario Karanganyar jilid 2 benar-benar terjadi, Dedy menjawab bahwa dirinya berharap dilirik, bukan melirik.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Kapolres Sragen Minta Masyarakat Jangan Pernah Takut Berkegiatan. Tekankan Bijak Bermedsos Jelang Pilkada!

“Saya berharapnya dilirik, bukan melirik,” ujarnya setengah berkelakar.

Untuk diketahui, setahun menjelang Pilkada Sragen 2020, bursa kandidat yang muncul mulai menggeliat.

Selain petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang sudah CLBK (calon lama balik kandang) dengan mendaftar ke partai lamanya PDIP, sejumlah nama mulai berseliweran turut meramaikan bursa.

Di antaranya 3 nama dari PKB yang diajukan sebagai balon wabup ke PDIP. Lantas ada lagi nama Joko Suwoto, PNS Karanganyar kelahiran Sragen yang bekakangan mulai gencar melakukan silaturahmi politik ke tokoh dan parpol terkait keinginannya maju ke Pilkada. Wardoyo