JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Ulah Bocah, Bikin Geger Warga Sekampung di Gondang Sragen. Bangunan Kandang dan Tumpukan Kayu Ludes Dalam Sekejap 

Tim pemadam kebakaran Sragen bersama warga saat berjibaku memadamkan kobaran api di Gondang, Sragen, Minggu (6/10/2019). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tim pemadam kebakaran Sragen bersama warga saat berjibaku memadamkan kobaran api di Gondang, Sragen, Minggu (6/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Desa Wonotolo, Gondang, Sragen digegerkan dengan musibah kebakaran yang melanda desa setempat, Minggu (6/10/2019) siang.

Gara-gara ulah bocah yang bermain korek api, akhirnya memicu kebakaran kandang jerami milik Suwarto (44) warga Desa Ceme RT 1, Desa Wonotolo, Gondang.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi siang tadi. Menurut keterangan warga, api pertama kali muncul sekitar pukul 13.46 WIB.

Saat itu, anak dari korban, Brian diketahui sedang bermain korek api yang berdekatan dengan kandang jerami.

Baca Juga :  Geger Beredar Brosur Deklarasi Pesantren Pro Kotak Kosong di Ponpes Nurul Huda Gondang Sragen. DPC PKB Langsung Sebut Hanya Hoax!

Nahasnya, tanpa sengaja percikan api dari batang korek terjatuh di tumpukan jerami kering yang ada di dekatnya.

Sontak, api langsung berkobar dan membakar tumpukan jerami. Melihat hal itu, bocah kecil itu langsung berlari dan berteriak.

Kondisi cuaca panas dan tumpukan jerami membuat kobaran api makin menjadi. Warga langsung berhamburan membantu pemadaman.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran Sragen tiba di lokasi. Setelah berjibaku hampir satu jam, api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke permukiman.

Baca Juga :  Ternyata Ancaman Bakar Ambulans di Celep Kedawung Sragen Bukan Kali Pertama. Sepekan Lalu, 9 Warga Juga Mengancam, Hingga Kini Belum Bisa Diswab Padahal Terlacak Sudah Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 

Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono melalui Pelaksana Lapangan Pemadam Kebakaran, Lilik Slamet mengungkapkan kebakaran itu meludeskan kandang jerami dan tumpujan kayu jati. Kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta.

“Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran karena anak kecil yang bermain korek api dan kemudian menyambar jerami dan tumpukan kayu milik korban,” tukasnya. Wardoyo