loading...
Ilustrasi Hamparan tanaman tembakau di Eromoko

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Tiga puluh tiga orang mendapat kesempatan mengikuti training of trainers (TOT) pertembakauan yang digelar Dinas Pertanian Karanganyar.  Diharapkan dari kegiatan ini dapat membantu para petani tembakau di Kabupaten Karanganyar dalam meningkatkan produktivitasnya.

Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo mengatakan pelatihan bagi pembimbing pertembakauan ini digelar selama empat hari. Kegiatan ini diikuti oleh petugas teknis dan pendamping lapangan.

Pelatihan mengenai pertembakauan merupakan upaya dari Pemkab Karanganyar mencetak pendamping berkompeten bagi petani tembakau di Karanganyar. Tujuannya

agar mampu meningkatkan produksi maupun kualitas tembakau.

“Semoga muncul pendamping berkompeten. Sehingga ilmu yang didapat selama pelatihan bisa diterapkan kepada para petani tembakau,” ujarnya.

Baca Juga :  Darurat Corona, Ratusan Pemudik Karanganyar asal Jabodetabek Sudah Tiba. Dishub Siapkan 3 Posko Pemeriksaan, Bakal Gandeng Polisi Juga!

Di Kabupaten Karanganyar sendiri daerah yang cocok dijadikan sebagai tempat budidaya tembakau yakni di Colomadu, Jumapolo, Jenawi, Jatiyoso, Ngargoyoso dan Tawangmangu.

Ditambahkannya untuk pelatihan kali ini dipilih sebagai pedampingan training yakni Kabupaten Temanggung. Sebab Temanggung terkenal sebagai sentra tembakau dan memiliki topografinya yang sama dengan Kabupaten Karanganyar.

“Temanggung terkenal dengan tembakaunya sehingga cocok menjadi salah satu percontohan untuk budidaya tembakau di Karanganyar,” tuturnya.

Sementara itu Siti Maesaroh, Asisten Perekonomian Setda Karanganyar

mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyatakan TOT pertembakauan merupakan salah satu program dari Pemkab Karanganyar untuk meningkatkan wawasan bagi para petani tembakau mengenai budidaya tembakau.

Baca Juga :  Geger Mayat Bayi Ditemukan Dibuang di Selokan Tawangmangu Karanganyar Dibungkus Plastik, Masih Ada Ari-arinya

Sehingga nantinya produktivitas dan kualitas tembakau di Karanganyar dapat lebih baik.

“Semoga pengetahuan yang didapat mampu memotivasi para petani tembakau dan budidaya tembakau di Karanganyar lebih maju,” katanya. Wardoyo