loading...
Masjid Riyadhul Jannah Bangsri Cilik, Kriwen, Sukoharjo. Foto : istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masjid Riyadhul Jannah di Dukuh Bangsri Cilik RT 3 RW 1, Kelurahan Kriwen, Sukoharjo, tidak akan disita oleh pihak BPR di Solo.

Pihak bank juga berupaya mencarikan pembeli yang tepat. Niatnya berupaya masjid tidak dibongkar.

Lukas, perwakilan dari PT. BPR Central International, menegaskan dirinya ataupun pihak bank tidak pernah berupaya menyita masjid. Pasalnya statusnya memang sudah milik bank.

“Bukan disita, karena statusnya memang sudah milik bank. Namun kami berkomunikasi terus dengan takmir untuk mencari solusi,” ungkap dia.

Pihaknya saat ini mengaku tengah mencari calon pembeli yang tepat. Hingga kini sudah ada beberapa calon pembeli yang merespons. Calon pembeli yang tepat penting untuk menentukan tanah dan bangunan masjid berikutnya.

Baca Juga :  Pasar Hewan Bekonang Tawangsari dan Gawok Sukoharho Ditutup Saat Pasaran Tiba, Namun Transaksi Harian Tetap Buka

“Kami carikan ustaz atau tokoh-tokoh masyarakat, supaya nanti dipastikan masjid itu tidak dibongkar,” jelas dia.

Sebelumnya diwartakan, tanah dan bangunan masjid akan dilelang oleh BPR lantaran dijadikan agunan dengan nilai pinjaman mencapai Rp400 juta. Hal ini terjadi karena tanah dan bangun masih milik pribadi dan belum diwakafkan.

Ketua Takmir Masjid Riyadhul Jannah Dukuh Bangsri Cilik, Mulyono, menjelaskan tanah dan bangunan merupakan milik pribadi Yatimin Yitno Diharjo. Masjid dibangun sejak 24 Oktober 2011 silam. Sedangkan setifikat tanah menjadi agunan bank tersebut sejak 21 Februari 2011. Aria