JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hasil Analisa Polisi, Penyebab Kebakaran Pasar Nglangon Sragen Ternyata Diduga Karena Ini!

Tim Inafis Polres Sragen saat melakukan identifikasi dan olah TKP di kios Pasar Nglangon, Sragen yang ludes terbakar, Selasa (1/10/2019). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tim Inafis Polres Sragen saat melakukan identifikasi dan olah TKP di kios Pasar Nglangon, Sragen yang ludes terbakar, Selasa (1/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Misteri penyebab kebakaran yang melanda Pasar Nglangon Sragen, Senin (30/9/2019) malam mulai terungkap. Bukan sampah, namun analisa kepolisian mengerucut pada korsleting listrik sebagai pemicunya.

Hal itu terungkap ketika dilakukan olah TKP dan penyelidikan oleh tim Inafis Polres Sragen, Selasa (1/10/2019) pagi. Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menduga kebakaran bersumber dari hubungan pendek arus listrik di kios penggilingan daging.

Tim identifikasi tiba di Pasar Nglangon sekitar pukul 9.30 WIB. Polisi memeriksa beberapa sudut pasar, yang diduga menjadi sumber kebakaran.

Baca Juga :  Innalillahi, Kepala Sekolah Asal Gondang Sragen Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Digasak Truk di Jalan Gondang-Winong. Awalnya Disenggol Pikap, Motornya Ringsek Terlindas

Dari pemeriksaan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa kabel listrik yang diambil dari salah satu kios.

“Kita telah selesai melakukan olah TKP, tadi tim inafis bersama-sama unit SPK polres, Polsek Sragen Kota dan piket fungsi. Dugaan sementara, sumber api berasal dari aliran listrik yang terputus dari salah satu kios penggilingan daging. Tapi hasil ini masih akan kita dalami dulu,” terang KBO Satreskrim Polres Sragen, Ipda Suparno, kepada wartawan, Selasa (1/10/2109).

Baca Juga :  Edarkan Uang Palsu, Untung dan Lasono Ditangkap Rame-Rame Warga Gemolong Sragen. Terbongkar Saat Beli Rokok, Sudah Uangnya Ditolak Masih Nekat Pindah Warung

Dugaan itu diperkuat dengan kesaksian Rukiman (69), karyawan salah satu kios kayu Sengon Agung di Pasar Nglangon. Menurutnya, kobaran api memang terlebih dahulu membakar kios penggilingan daging tersebut.

“Saya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu api baru menghabiskan bagian sini (kios penggilingan daging), setelah itu baru menjalar ke sana (utara),” terangnya. Wardoyo