JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kejang-kejang di Laut, Satu ABK KM Bina Hasil 7 Dipulangkan Dalam Kondisi Tewas 

Ilustrasi evakuasi mayat korban. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Evakuasi mayat korban. Foto/Humas Polda

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM Sat Polair Polres Cilacap membantu evakuasi seorang laki-laki meninggal dunia di kapal Sabtu kemadin.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Polair AKP Huda Syafii mengatkan bahwa korban bernama Riswan (36) warga jalan Kilahnya Kelurahan Beji, Kecamatan Taman,  Kabupaten Pemalang.

Lebih lanjut Kasat Polairud mengatakan bahwa kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 25 September 2019 sekira pukul 23.00 WIB korban yang merupakan ABK KM Bina Hasil 7 mengeluh sakit.

Baca Juga :  Malangnya Nasib Ponijo, Asyik Ngarit Rumput Motornya Malah Amblas Disikat Maling. Terungkap Ini Wajah Pelakunya!

Kemudian oleh saksi Wahyudi (37) Nahkoda warga Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang korban disuruh tidur dan diberi tolak angin cair.

“Pada hari Jum’at tanggal 27 September 2019 pukul 05.30 WIB, saat itu posisi di 08.07′.00″.LS dan 107.40′.00″ BT di perairan cikadanan Kabupaten Garut, Jawa Barat korban mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia,” tambah Kasat Polairud dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Atas kejadian tersebut KM Bina Hasil 7 yang berangkat melaut sejak 12 September 2019 kembali ke Cilacap membawa korban dan sampai di Dermaga 3 Cilacap pada hari Sabtu tanggal 28 September 28 September 2019 pukul 05.00 WIB.

Baca Juga :  Fasilitas Internet di Desa Sepakung Semarang Tarik Perhatian Dirjen Dikdasmen Kemendikbud

Atas kejadian tersebut Kasat Polairud bersama dengan Basanas Cilacap mengevakusai korban dari kapal dan membawa ke RSUD cilacap untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan luar dokter RSUD Cilacap, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan korban meninggal dunia karena sakit” pungkas Kasat Polairud. JSnews