loading...
Joko Suwoto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Joko Suwoto, PNS asal Karanganyar kelahiran Sragen yang mendeklarasikan siap maju Pilkada, terus menggeber safari ke sejumlah elemen di Sragen.

Selain melakukan komunikasi dengan parpol-parpol, PNS kelahiran Celep, Kedawung itu diam-diam terus melakukan safari dan pendekatan ke ulama-ulama.

Salah satunya, kegiatan safari menghadiri undangan dari kiai sepuh NU sekaligus pimpinan pondok pesantren An’ Nain Aji Soko, Sukodono, K.H Suram Mustofa beberapa hari lalu.

Joko mengaku hadir atas undangan Kiai Suram untuk datang ke acara Harlah Ponpes di Sukodono tersebut.

Dalam agenda itu, dirinya juga diperkenalkan ke sejumlah tokoh agama dan kiai dari beberapa wilayah yang hadir di pengajian itu.

“Iya, saya kemarin hadir diundang dan diperkenalkan sama para kiai-kiai. Yang datang nggak hanya kiai di Sragen tapi juga ada kiai dari Semarang dan Jogja,” ujar Joko kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (30/10/2019).

Baca Juga :  Beredar Kabar Pasar Bunder Sragen dan Semua Pasar Bakal Ditutup 2 Hari Untuk Disemprot Desinfektan, Begini Penjelasan Bupati dan Kadinas Perdagangan!

Joko mengatakan kehadirannya itu hanya bagian dari ikhtiar menuju keinginannya untuk maju Pilkada. Secara prinsip, ia mengaku hanya mengalir saja dan akan mengikuti perkembangan yang ada.

Saat ditanya upaya lobi ke parpol, Joko mengaku sudah dan terus dilakukan. Hanya, ia enggan menyebut parpol mana saja yang sudah dilobi dan yang sudah siap mengusungnya.

“Mengalir saja Mas. Yang penting ikhtiar,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Joko juga menegaskan bahwa dirinya serius untuk maju ke Pilkada 2020. Penegasan itu disampaikan untuk menepis kabar dan pertanyaan beberapa pihak yang terkesan meragukan keseriusannya.

Baca Juga :  Waspada Corona, 50 Perantau di Pengkol Sragen Dipantau dan Diminta Isolasi Mandiri. Semua Ketua RT Dikerahkan Lakukan Penyemprotan, Desinfektannya Diproduksi Tim PKK Sendiri

Termasuk kesiapan soal amunisi, Joko menyebut juga siap.

“Kalau ada yang meragukan keseriusan kami, ya sekarang saya jawab saya sangat serius. Kalau soal amunisi, Insya Allah tercukupi. Justru kami menunggu parpol-parpol membuka pendaftaran. Kalau sudah dibuka tahapan pendaftaran, kami siap,” tandasnya. Wardoyo