loading...
Pratama Yudha Sakti. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sragen, Pratama Yudha Sakti mengajak agar generasi muda atau milenial bisa menjadi agen perubahan yang berkontribusi positif terhadap kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan seusai peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019 yang jatuh pada hari ini, Senin (29/10/2019). Ketua DPD KNPI periode 2019-2022 itu menyampaikan Hari Sumpah Pemuda ini harus menjadi momentum kebangkitan pemuda di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Sragen.

Menurutnya, di kehidupan digital dan milenial saat ini, pemuda dituntut lebih berperan aktif untuk menentukan arah dan kebijakan bangsa.

Ia mengatakan banyak tantangan yang dihadapi oleh pemuda milenial saat ini. Pasalnya bangsa ini mengalami banyak gejolak sosial dan politik yang belakangan ini terjadi dan tidak menutup kemungkinan berpotensi memperpecah belah persatuan bangsa.

Baca Juga :  Wabah Corona Malah Bawa Berkah Bagi 104 Napi Lapas Sragen. Langsung Bebas Lebih Cepat, Ucapannya Terimakasih Pemerintah!

“Maka dari itu, peran pemuda di era saat ini sangat diperlukan guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa indonesia. Jangan kita jadikan sebuah perbedaan pandangan antara satu dengan yang lain sebagai alat untuk saling membenci. Justru dari perbedaan-perbedaan itulah kita dapat saling melengkapi dan memperkuat kebersamaan,” paparnya Senin (28/10/2019).

Ketua KNPI yang akrab disapa Yudha itu menguraikan pemuda memegang peranan penting karena ke depan yang memegang bangsa ini adalah kaum muda.

Menurutnya, pemuda mampu mengubah tidak hanya dalam lingkup bangsa ini. Akan tetapi juga mampu memberikan getaran perubahan pada dunia.

Karenanya ia berharap pemuda-pemuda milenial sekarang bisa lebih mementingkan kehidupan bangsa guna terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI yang tetap berdasarkan pada Pancasila.

Baca Juga :  Satu Pasien PDP Corona Asal Sragen Kota Meninggal, DKK Langsung Instruksikan Semua Anggota Keluarganya Diisolasi

“Ingat pesan Bung Karno di mana beliau menyampaikan berikan aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda maka akan kuguncangkan dunia. Ini betapa menunjukkan kekuatan pemuda yang begitu penting dalam melakukan gerakan dan menentukan nasib bangsa,” tandasnya. Wardoyo