JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Ngeri, Mayat Wanita Muda Penuh Luka Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Tol Semarang-Ungaran. Ditemukan Terbungkus Cover Mobil

Kondisi mayat wanita muda yang ditemukan membusuk terbungkus cover mobil di bawah jembatan tol Semarang-Ungaran, Minggu (20/10/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi mayat wanita muda yang ditemukan membusuk terbungkus cover mobil di bawah jembatan tol Semarang-Ungaran, Minggu (20/10/2019). Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Sesosok mayat perempuan ditemukan terbungkus cover (kain penutup) mobil warna silver dibuang di bawah Jembatan Susukan ruas tol Semarang-Ungaran, Minggu (20/10/2019).

Saat ditemukan, kondisi jasad perempuan tanpa identitas tersebut sangat mengenaskan.

Terdapat luka senjata tajam pada bagian leher belakang dan lutut kaki kiri. Diduga perempuan itu korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantien Baba saat ditemui usai olah TKP menuturkan mayat perempuan itu diperkirakan berusia 30 tahun.

Baca Juga :  Dunia Kedokteran Berduka, Terpapar Covid-19 Empat Dokter di Semarang Raya Meninggal Dunia

Mayat tersebut kali pertama diketahui oleh Bambang, warga Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang. Saksi melihat sesosok manusia terbungkus kain penutup mobil ketika sedang berburu burung di bawah Jembatan Susukan ruas tol Semarang-Ungaran.

‘’Mayat perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan sekira pukul 09.00 WIB. Hasil pengecekan bersama perangkat kelurahan dan berdasarkan patok perbatasan, lokasi penemuan mayat masuk wilayah hukum Polsek Banyumanik, Polrestabes Semarang,” ungkap Rifeld.

Baca Juga :  Dua Kali Masuk Penjara, Residivis Kambuhan di Pekalongan Diringkus Lagi

Saat ditemukan kondisi mayat perempuan berkaos gelap dan bercelana jins warna biru sudah membusuk. Diperkirakan mayat itu sudah berada di lokasi kejadian antara empat sampai lima hari.

“Umurnya sekitar 30 tahun. Terdapat luka bekas senjata tajam di leher belakang dan lutut kaki kiri,” jelasnya.

Mengenai penyebab kematian korban serta spekulasi korban pembunuhan, ia mengatakan ssat ini masih dalam pendalaman. Wardoyo/JSnews