SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama Robig Zaenudin kembali mencuat ke publik. Mantan anggota kepolisian yang sudah divonis dalam kasus penembakan pelajar itu kini diduga masih menjalankan aktivitas ilegal dari balik jeruji besi.
Kali ini, Robig disebut-sebut terlibat dalam pengendalian peredaran narkoba meski tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Dugaan tersebut kini tengah didalami oleh Polda Jawa Tengah.
“Terhadap dugaan tersebut, kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Artanto saat dihubungi pada Jumat (24/4/2026).
Di tengah penyelidikan yang berjalan, pihak lapas telah mengambil langkah pemindahan terhadap Robig. Ia dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Gladakan, Nusakambangan, bersama sejumlah narapidana lainnya.
Kepala Lapas Kelas IA Semarang Ahmad Tohari menjelaskan, pemindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
“Pemindahan narapidana dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, yaitu kebutuhan pembinaan, mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta mengatasi kelebihan kapasitas,” ujar Ahmad Tohari melalui siaran tertulis yang dikutip pada Jumat (24/4/2026).
Pemindahan itu dilakukan pada Rabu (4/2/2026), dengan total 40 narapidana yang dipindahkan. Sebanyak 20 orang, termasuk Robig, ditempatkan di Lapas IIA Gladakan, sementara sisanya dipindahkan ke Lapas IIB Nirbaya.
Tak hanya itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah juga telah memeriksa Robig terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkoba.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menyeret nama Robig. Sebelumnya, mantan anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang tersebut dinyatakan bersalah dalam kasus penembakan terhadap tiga anak di bawah umur pada November 2024. Dalam peristiwa itu, satu korban bernama Gamma Ryzkinata Oktavandy meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka tembak.
Kini, aparat kepolisian masih terus mengusut dugaan terbaru tersebut untuk memastikan sejauh mana keterlibatan Robig dalam jaringan narkoba yang disebut-sebut dikendalikan dari dalam lapas.[*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














