JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rp 1 Miliar Untuk Bangun Ruang Serbaguna Baru di DPRD Sragen. Ruang Tunggu dan Ruang Fraksi Ternyata Belum Punya Toilet 

Penampakan gedung DPRD Sragen dari depan. Foto/Wardoyo

IMG20191011124140 816x612
Penampakan gedung DPRD Sragen dari depan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM DPRD Sragen mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk pembangunan ruang serbaguna dan pengembangan presroom. Dua ruangan itu akan dibangun dan dipermak mulai tahun 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sragen, Suparno, Minggu (13/10/2019). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan pihaknya sudah memplot anggaran Rp 1 miliar untuk satu lokal ruang serbaguna dan pengembangan presroom.

Ruang serbaguna dinilai mendesak dibangun lantaran saat ini baru ada satu ruangan serbaguna di DPRD Sragen dengan kondisi dinilai kurang representatif.

“Ruang serbaguna ini sangat urgen karena banyak sekali permasalahan yang harus kita rapatkan. Di sisi lain, kita di DPRD ini kekurangan tempat. Anggaran sudah kita komunikasikan dengan TAPD untuk dialokasikan di penetapan 2020,” paparnya.

Baca Juga :  Detik-detik Kecelakaan Maut Tronton Lindas Buruh Konveksi di Tunjungan Sragen. Motor Ringsek, Tubuh Korban Tergencet di Bawah Roda

Ruang serbaguna yang baru nanti direncanakan berlokasi di sebelah utara bersebelahan dengan ruang bagian hukum. Nantinya ruang serbaguna akan didesain bersifat los seperti ruang serbaguna yang sudah ada, namun kapasitasnya ditambah.

“Sama untuk pengembangan presroom. Saat ini presroom sudah ada, hanya nanti akan kita benahi dan fasilitasnya nanti yang akan ditambah sehingga lebih representatif lagi,” urainya.

Baca Juga :  Mengupas Warung Selat Segar dan Sup Matahari Bu Carik Sepuh di Sragen yang Mendadak Viral dan Jadi Primadona hingga Luar Kota. Awalnya Penasaran Akhirnya Jadi Ketagihan (Bagian 1)

Politisi PDIP itu menambahkan pihaknya tak akan memaksakan untuk membangun fasilitas lebih. Pasalnya tahun 2020, anggaran daerah Sragen banyak tersedot untuk menggelar hajatan Pilkada dan alokasi darurat lainnya seperti pembangunan Pasar Nglangon yang barusaja ludes terbakar.

“Makanya nanti bertahap. Tahun 2021 kita akan menata lagi seperti ruang fraksi dan komisi yang selama ini nggak punya toilet. Termasuk ruang tunggu tamu dan Forkompida di depan ruang paripurna yang juga belum ada toiletnya. Masa orang mau ke belakang ndadak keliling dulu,” tukasnya. Wardoyo