loading...
Loading...
Foto/Humas Polda Jateng

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Operasi Zebra Candi 2019 yang berlangsung seselama dua pekan lalu resmi berakhir pada Selasa (5/11/2019) kemarin. Berdasarkan hasil evaluasi, tercatat sebanyak 3.245 pelanggar lalu lintas yang ditilang oleh jajaran SatLantas Polres Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko nengatakan, dari jumlah total tersebut, pelanggar lalu lintas paling banyak dilakukan oleh Pekerja Swasta, Pelajar, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dari rentan usia 26 sampai dengan 30 tahun.

“Sedangkan untuk pengendara sepeda motor ada 2.256 dan pengendara mobil 989 jadi total yang ditilang 3.245 pelanggar,” ujarnya dilansir Tribratanews Polda Jateng, Sabtu (9/11/2019).

Ia juga menyebut, dalam pelaksanaan operasi dengan sasaran utama pelanggaran lalu lintas yang dilaksanakan Polres Pekalongan selama 14 hari ini masih banyak ditemui pengendara yang tidak menggunakan helm ganda, kelengkapan kendaraan seperti spion dan surat menyurat kendaraan.

Baca Juga :  Geger Teror Pembakaran Pria Bertopi Misterius di Sumberjo. Dua Warga Sedang Nongkrong Mendadak Disiram BBM dan Dibakar 

“Evaluasi dari kegiatan gakkum yang kami lakukan bahwa masyarakat Pekalongan masih belum tertib dalam pelanggaran yang kami sebutkan tadi dan menganggap belum menjadi kebiasaan dalam berkendara,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Pekalongan agar dapat mematuhi aturan dalam beraktivitas berekendara, baik roda dua dan roda empat. Kelengkapan berkendara ini menurutnya sangat penting untuk menimalisir cidera parah saat terjadi kecelakaan di jalan.

Baca Juga :  3 Granat Nanas dan 1 Jenis Roket Diledakkan di Kawasan Tambang Kapur PT SI Rembang 

“Kami mengimbau bahwa penggunaan helm pengendara dan penumpang sangat penting dalam berkendara di jalan raya demi keselamatan. Kemudian bagi pengguna kendaraan roda 4 agar memiliki kesadaran untuk selalu menggunakan safety belt saat mengemudi,” tandasnya. JSnews

 

Loading...