JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger Mayat Pria Ditemukan di Kamar Mandi Musala At Taqwa Kejobong. Polisi Langsung Amankan Lokasi 

Foto/Humas polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang lansia bernama Darsudi (70) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Mushola At Taqwa desa setempat, Minggu (10/11/2019) siang. Polisi dari Polsek Kejobong yang menerima laporan kemudian melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Kejobong AKP Suswanto menyampaikan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Mansuri (55). Saat itu Mansuri hendak buang air di kamar mandi mushola usai bekerja di ladang tidak jauh dari lokasi.

“Saat masuk ke kamar mandi mendapati korban dalam posisi jongkok namun sudah tidak bergerak. Saksi kemudian meminta tolong warga sekitar yang kemudian membawa korban ke rumahnya,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Selamat dari Pembacokan, Wakapolres Karanganyar dan Satu Warga Solo Diganjar Penghargaan dari Kapolda Jateng. Total Ada 34 Personel dan 2 Warga Terima Penghargaan

Polisi yang datang kemudian melakukan pemeriksaan di TKP dan bersama tim medis Puskesmas Kejobong memeriksa jenazah korban. Hasil pemeriksaan tidak ada hal mencurigakan atau tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Berdasarkan keterangan keluarganya, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WIB untuk bekerja di ladang yang letaknya sekitar 50 meter dari rumah. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban sempat pulang untuk mengambil air minum kemudian berangkat lagi ke ladang.

Baca Juga :  Didesak Serikat Buruh, Hendi Beberkan Tiga Perusahaan di Semarang Jadi Klaster Penularan Covid-19

“Keluarga mengetahui korban sudah meninggal dunia saat diberitahu masyarakat sekitar. Menurut keluarganya korban memiliki riwayat sakit magh kronis yang diderita sudah beberapa tahun,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban mengaku ikhlas atas kematian korban dan tidak bersedia dilakukan outopsi. JSnews