loading...
Loading...
Bela Safitri, siswi SMK Citra Medika Sragen saat meraih penghargaan nasional Wirausaha Muda berkat produk spray penangkal wajah berminyak. Foto/Wardoyo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM SMK Citra Medika Sragen patut berbangga usai memenangkan kompetisi wirausaha muda tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Persemki (Persatuan SMK Kesehatan Indonesia).

Salah satu produk inovatif kesehatan karya siswi SMK Kesehatan unggulan di Sragen itu sukses merebut penghargaan sebagai juara nasional pada Minggu (10/11/2019) di Solo Square, Solo.

Adalah Bela Safitri, siswi kelas XI yang meraih penghargaan juara pertama Wirausaha Muda Nasional.

Dia sukses merengkuh juara berkat inovasinya memadukan khasiat rempah pada bunga Crocus sativus atau yang lebih dikenal dengan sebutan safron dan minyak lidah buaya dalam pembuatan face spray.

Kompetisi Wirausaha Muda merupakan ajang pameran dan presentasi produk kreatif tingkat Sekolah Menengah Kejuruan yang diselenggarakan oleh Persemki.

Kepala SMK Citra Medika Sragen, Nano Priyanto mengungkapkan dalam ajang itu, SMK Citra Medika Sragen mengikutsertakan 3 produk unggulannya.

Yakni Saffron AloeVera, Natural Beauty Sidr & Walet serta Soy Healthy. Ketiga inovasi itu diajukan dalam pengembangan inovasi kewirausahaan.

Dari ratusan produk kreatif peserta seluruh indonesia hanya enam yang berhasil lolos ke babak final. Salah satunya produk dari SMK Citra Medika Sragen.

Produk kreatif yang ditampilkan Bela Safitri pun akhirnya berhasil mengantarkannya menjadi juara 1 Wirausaha Muda Tingkat Nasional.

Bela memadukan khasiat safron dan minyak lidah buaya yang sangat baik bagi kesehatan kulit wajah untuk diolah menjadi produk face spray.

Ide itu muncul ketika Bela melihat teman-temannya yang sebagian besar adalah perempuan, suka menggunakan berbagai macam produk kecantikan dan make up.

“Teman-teman selalu mengeluh setelah memakai produk kecantikan tertentu atau make up selama seharian penuh, wajah terasa sangat berminyak,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga :  SPBU Tak Boleh Lagi Layani Pembelian Pertalite Pakai Jeriken. Pengecer dan Pertamini Hanya Boleh Jual Pertamax 

Bela menguraikan biasanya mereka menggunakan face spray untuk menyegarkan wajah kembali. Namun, sayangnya face spray yang beredar di masyarakat tidak memberikan manfaat secara maksimal.

Ada yang mengeluh wajahnya malah terasa kering dan kemerah-merahan.

Bela merasa bahwa produk face spray harusnya bisa memberikan rasa segar, rileks, nyaman, dan tetap menjaga kelembaban kulit wajah.

Dengan dibantu guru pembimbing mapel PKK, Bela melakukan observasi beberapa tumbuhan yang cocok digunakan sebagai bahan utama face spray.

Akhirnya dipilih safron dan minyak lidah buaya yang khasiatnya sudah tidak diragukan lagi. Dengan hasil produk buatannya Bela merasa puas dan bangga.

“Senang rasanya bisa ikut serta dalam kompetisi semacam ini. Di sekolah kebetulan memang ikut ekskul kewirausahaan dan sudah terbiasa membuat berbagai produk kreatif. Tapi, ini rasanya bangga bisa menampilkan produk rintisan sendiri bersama guru pembimbing. Semoga produk ini bisa diterima dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dian Dwi selaku guru pembimbing. Ia mengaku sempat kesulitan memilih bahan yang cocok untuk produk yang akan dibuat.

“Awalnya agak kesulitan memilih bahan yang unik dan memiliki manfaat yang tinggi. Tapi, kebetulan saat ini sedang banyak orang lagi membicarakan tentang safron, meskipun biasanya orang memanfaatkannya sebagai teh sehat, penyedap, pewarna, dan perisai makanan. Kita mencoba ingin membuat produk yang sasarannya adalah anak muda yang biasanya memiliki masalah terhadap kulit wajah. Kita pastikan bahwa safron ini memang cocok digunakan sebagai bahan dalam produk kecantikan,” katanya.

Baca Juga :  Korupsi Alsintan Jilid 2 Sragen, Kasat Reskrim Sebut Berkas Tersangka Agus P-19 dan Sudah Dilengkapi 

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan memadukan safron ini dengan minyak lidah buaya yang memang kita ketahui sangat bagus untuk kesehatan kulit wajah.

“Akhirnya setelah produk jadi, kita uji dari mulai warnanya, aromanya, dan pengaruhnya terhadap kulit wajah setelah disemprot. Dan hasilnya ternyata sangat memuaskan. Dan kami begitu percaya diri bahwa produk ini sangat bagus. Alhamdulillah, ternyata produk ini disukai oleh pasar dan berhasil menjadi produk kreatif terbaik tingkat nasional. Harapannya dengan pencapaian ini bisa memotivasi anak-anak di sekolah untuk siap menjadi seorang wirausaha muda,” tandasnya.

Nano Priyanto mengaku  sangat bangga dengan pencapaian ini. Ia berharap torehan prestasi itu bisa memotivasi siswa lain untuk terus berkreasi menelorkan inovasi-inovasi unggul yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim produk kami bisa kembali menjuarai lomba wirausaha muda tingkat nasional. Hal ini semakin membuktikan bahwa sekolah kami tidak hanya unggul di bidang akademik, namun juga unggul di bidang entrepreneur. Harapannya ke depannya produk-produk dari SMK Citra Medika Sragen bisa semakin dikenal masyarakat luas,” tandasnya. Wardoyo

Loading...