JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi Mengaku ‘Bosan’ dengan Basuki Hadimuljono dan Budi Karya, Ini Ceritanya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Presiden Joko Widodo, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi pembicara dalam diskusi Forum A1 di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019) / tempo.co.

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bosan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Tapi tunggu dulu, itu hanya seloroh Jokowi dalam diskusi Forum A1 bertopik infrastruktur yang digelar di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).

Acara dalam forum tersebut memang turut mengundang Basuki dan Budi Karya. mengapa Jokowi sampai berseloroh seperti itu?

Ini ikhwalnya. Di sela-sela diskusi, pemandu acara Iwan Setyawan menanyai Jokowi ihwal penunjukan kembali Basuki dan Budi Karya di kabinet jilid II.

Baca Juga :  Terkonfirmasi Positif Covid-19, Menag Fachrul Razi Akan Jalani Tes Swab Lanjutan

“Bapak enggak bosan dengan dua menteri ini?” tuturnya.

Jokowi sontak menjawab bosan. “Bosan. Saya ngomong apa adanya,” ujarnya.

Dua menteri di samping Jokowi yang namanya disinggung tersebut sekonyong-konyong berdiri dan menunduk.

Meski begitu, Jokowi mengakui menunjuk kembali kedua menterinya dengan alasan kuat. Ia ingin Basuki dan Budi Karya mempercepat pembangunan infrastruktur dan transportasi serta menghubungkannya dengan sentra-sentra produksi.

Baca Juga :  Indonesia Terlibat dalam Pengembangan 9 Calon Vaksin Covid-19, Ada yang Buatan Dalam Negeri hingga Kerja Sama dengan Negara Lain. Ini Daftar Lengkapnya

Ia menyatakan pemerintah perlu melanjutkan agenda pembangunan infrastruktur dalam kurun lima tahun mendatang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menggadang-gadang pembangunan infrastruktur bakal berpotensi mendorong penciptaan lapangan kerja.

Menurut Jokowi, titik-titik perekonomian baru juga akan bertumbuh seiring dengan terbukanya konektivitas melalui pembangunan jalan tol hingga jalur perbatasan.

Selain itu, pembangunan infrastruktur akan membuka jaringan logistik dan menurunkan ongkos pengiriman barang.

www.tempo.co