loading...
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seuruh Indonesia (Apkasi),  Abdullah Azwar Anas, meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk memberikan ruang dan mempromosikan sektor kuliner yang saat ini berkembang di masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Bupati Banyuwangi ini usai membukan festival kuliner yang berlangsung di De Tjolomadoe, Kamis (07/11/2019). Menurutnya,  sektor kuliner memiliki potensi yang perlu dikembangkan lagi. Dijelaskannya, selama ini sudah banyak yang mengembangkan kuliner. Satu di antaranya Kabupaten Karanganyar.

“Harapannya, festival ini menjadi cara mengkampanyekan produk lokal yang selama ini belum tertampung di warung-warung besar. Ini kan khas daerah. Ini potensi untuk  dikembangkan. Apalagi situasi perekonomian di mana investasi turun,yang paling tumbuh adalah sektor konsumsi,” katanya.

Baca Juga :  177 Motor N Max Kades Dituding Politis, Bupati Karanganyar: Warnanya Hitam, Tidak Kuning Tidak Hijau!

Dijelaskannya, wilayah Soloraya ini memiliki ke khasan yang luar biasa yang tidak sama dengan daerah lain. Dan  pemerintah, harus memberikan ruang bagi rakyatnya untuk mengembangkan kuliner.

“Solo raya merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekhasan jika dibandingkan dengan wilayah lain. Di Solo Raya ini, sektor kuliner menjadi salah satu penunjang sektor wisata lain,” jelasnya.

Di sisi lain, festival kuliner akan diikuti sebanyak 106 stand kuliner dari beberapa kabupaten, lomba memasak kuliner berbahan daging kelinci juga memeriahkan FKN 2019 yang digelar di De Tjolomadoe Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, mulai dari 7-10 November 2019.

Karanganyar selaku tuan rumah, menampilkan makanan khas, berupa kuliner berbahan dasar daging kelinci.Berbagaia aneka masakan bisa diolah dari kelinci ini. Seperti kebab, satai, gulai, tengkleng serta aneka masakan lainnya.

Baca Juga :  Sah, 177 Kades dan Lurah Karanganyar Dapat Motor Dinas N Max. Sejumlah LSM Rame-Rame Serukan Yang Terakhir Kali Untuk Bupati!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, selama ini kuliner daging kelinci sudah berkembang di Karanganyar, melalui ini semoga lebih populer lagi.

“Perlu dipromosikan lagi. Ini akan menghidupkan peternak kelinci, karena kebutuhan daging kelinci cukup besar dan belum bisa mencukupi  permintaan pasar,” terangnya. Wardoyo