loading...
Wakapolres Kompol Adi Nugroho

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus video tidak senonoh yang diduga dilakukan oknum camat di Wonogiri. Warga diminta mempercayakan penanganannya ke petugas.

Warga juga diminta bijak menyikapi persoalan itu. Jika salah langkah bisa berakibat fatal, yakni justru berurusan dengan hukum.

Lantas apa yang bisa dilakukan? Wakapolres Wonogiri Kompol Adi Nugroho menyebutkan, warga yang memiliki rekaman video itu agar segera menghapusnya saja.

Baca Juga :  Yuk, Menengok Budidaya Pepaya di Dusun Duren Desa Gunan Slogohimo Wonogiri

“Segera di-delete saja, jangan malah disebar ke teman atau orang lain,” tegas dia.

Penyebaran video yang ada konten pornografi itu menurut dia tidak ada faedahnya. Justru bisa menyeret pihak yang menyebarkannya ke ranah hukum.

“Hati-hati bisa terjerat UU Pornografi maupun UU ITE,” tandas Kompol Adi.

Menurut dia, oknum camat dan seorang perempuan yang ada dalam rekaman video diperiksa di Polda Jateng sejak 28 November kemarin. Kepolisian menyelidiki kasus itu berdasarkan penelusuran petugas.

Baca Juga :  Kapan Wonogiri Akan Menerapkan Kebijakan New Normal? Simak Jawabannya Disini

Sementara salah satu tetangga si oknum camat menyebutkan, sudah beberapa hari tidak menampakkan batang hidungnya. Dia mengaku tidak menyangka oknum camat itu bisa berbuat tidak senonoh seperti itu. Dia mengaku mengetahui soal itu dari perbincangan para warga.

“Kalau melihat videonya secara langsung malah belum,” kata dia. Aria