JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rumah Raihanah di Pungsari Dibedah, SMKN 1 Plupuh Ikut Terjunkan Tim PMR Bantu Kegiatan Bakti Sosial 

Tim Formip Sragen dan tim PMR SMKN 1 Plupuh saat bergotong royong menggelar bedah rumah siswi bernama Raihanah di Pungsari, Plupuh, Sragen, kemarin. Foto/Istimewa
Tim Forpis Sragen dan tim PMR SMKN 1 Plupuh saat bergotong royong menggelar bedah rumah siswi bernama Raihanah di Pungsari, Plupuh, Sragen, kemarin. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM SMKN 1 Plupuh turut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial bedah rumah siswa tidak mampu yang digelar PMI Sragen di Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh, kemarin.

SMKN yang berada di Kecamatan Plupuh itu diwakili oleh tim Palang Merah Remaja (PMR) sekolah tersebut.

Kepala SMKN 1 Plupuh, Mulyono mengatakan pihaknya menerjunkan tim PMR Wira untuk bepartisipasi dalam baksos bedah rumah siswa atas Adzra Raihanah Zahra di Klampeyan RT 8, Pungsari, Plupuh.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

“Agenda bedah rumah itu diprakarsai PMI Sragen, nah sebagai wujud dukungan, dari sekolah kami mengirimkan tim PMR bersama FORPIS (Forum Palang Merah Remaja Indonesia) Sragen untuk membantu pelaksanaan bedah rumah di lapangan,” paparnya Sabtu (2/11/2019).

Foto/SMKN 1 Plupuh

Menurutnya, penunjukan tim PMR itu sebagai bagian kepedulian SMKN 1 Plupuh terhadap lingkungan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan baksos juga untuk menanamkan karakter dan jiwa peduli sesama di kalangan siswa.

Baca Juga :  Muncul Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Sragen. CD asal Sidoharjo Tulari 3 Orang, 3 Orang Juga Positif Tertular dari Mendiang Ustadz Habib MA

Humas SMKN 1 Pluluh, Hary Yulianto menambahkan siswa pemilik rumah tidak layak yang dibedah adalah salah satu anggota PMR Wira MAN 2 Sragen. Pelibatan PMR sekolahnya dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan program pemerintah dalam membantu mempercepat pengentasan kemiskinan.

“Semoga yang dilakukan anak-anak PMR sekolah kami, setidaknya bisa membantu meringankan beban bagi penerima bantuan bedah rumah,” terang Hary. Wardoyo