JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Salut, Keluarga Besar SMAN 1 Sragen Dikerahkan Baksos Akbar di Salah Satu Desa Pelosok Yang Dilanda Kekeringan. Ratusan Warga Menyambut Antusias  

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ratusan warga Ngepringan, Jenar saat mengikuti baksos akbar SMAN 1 Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM   Teladan positif ditunjukkan keluarga besar SMAN 1 Sragen yang menggelar bakti sosial (baksos) akbar di salah satu desa di Sragen Utara, Ngepringan, Jenar. Agenda baksos yang baru kali pertama digelar itu diserbu oleh ratusan warga.

Baksos dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Sragen, Beti Marga Sulistyawati bersama seluruh warga SMAN Sragen. Mulai dari siswa, guru hingga karyawan semua ikut menyukseskan agenda baksos akbar tersebut.

“Agenda baksos akbar ini digelar baru pertama kali secara menyatu dari semua sekbid OSIS. Kalau tahun-tahun lalu biasanya diadakan oleh masing-masing Sekbid bisa berangkat sendiri-sendiri,” papar Beti, Minggu (10/11/2019).

Baca Juga :  Sering Bikin Geger, Bupati Sragen Tegaskan Tak Ada Lagi Izin Pendirian Tugu Perguruan Silat. Tugu Yang Ada Bisa Dirobohkan Jika Ada Pelebaran!

Ia menguraikan pelaksanaan baksos berjalan lancar dan disambut antusias warga Ngepringan, Jenar. Sambutan hangat juga ditunjukkan pihak desa yang diwakili oleh Plt Sekdes dan Kadus.

Kepala SMAN 1 Sragen, Beti Marga Sulistyawati saat menyerahkan paket bingkisan dalam agenda baksos akbar di Ngepringan, Jenar. Foto/Wardoyo

Bahkan sejak pagi, ratusan warga sudah berkumpul menunggu acara digelar. Beti menambahkan bantuan yang disalurkan dalam Baksos itu meliputi Paket Sembako, air Bersih 5 tangki @ 8000 lt, Tandon air 2 buah, dan baju pantas pakai.

Baca Juga :  Tak Sadar Separuh Gamisnya Masuk di Gir Motor, Tubuh Mbah Poni asal Gawan Sragen Langsung Terbanting Jatuh dari Motor Lalu Nyungsep ke Saluran

Selain itu, semua tim SMAN 1 Sragen juga menggelar kegiatan bersih-bersih masjid yang ada di dekat Balai Desa.

“Tujuan kegiatan Baksos ini tentu saja untuk mengajak siswa-siswa dan bapak ibu guru, karyawan agar ada kepedulian dan bisa ikut merasakan keadaan saudara-saudara kita yang kekurangan dan tinggal di desa yang kekeringan,” pungkasnya. Wardoyo