JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ulama Jateng Sepakat Agar Ormas Islam Akhiri Dakwah Provokatif

Ulama sangat berperan dalam pembinaan umatnya (Ilustrasi). Republika

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Para ulama di Jawa Tengah menyatakan sikap dan meminta ormas Islam agar mengakhiri cara- cara dakwah yang cenderung ofensif dan provokatif melalui media. Cara dakwah seperti itu dipandang cukup meresahkan dan menyinggung, menyakitkan hati umat Islam lain.

Hal ini menjadi salah satu pernyataan sikap bersama dalam forum Halaqah Ulama se-Jawa Tengah, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, yang digelar di Hotel Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/11/2019).

Dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jawa Tengah, Dr KH Fadlolan Musyaffa, mengungkapkan, para ulama di Jawa Tengah memandang perlu untuk menyikapi persoalan tersebut.

Baca Juga :  Hilang 2 Hari, Daryanto Ditemukan Tewas Tersangkut di Hutan Mangrove

Sebab belakangan ini terus berkembang cara- cara dakwah oleh ormas Islam yang bersifat ofensif dan provokatif, sehingga cukup meresahkan dan bahkan juga menyinggung serta menyakitkan hati umat Islam lainnya.

“Sehingga, hal ini dipandang bisa mengangganggu terwujudnya ukhuwah islamiyyah dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Musyaffa, Kamis malam.

Oleh karena itu, lanjutnya, halaqah para ulama Jawa Tengah sepakat untuk meminta ormas Islam yang melakukan praktik dakwah dengan ofensif dan provokatif lewat berbagai media cetak, elektronik, dan daring segera menghentikan aktivitasnya.

‘’Marilah kita sampaikan dakwah kepada umat dengan mengacu ajaran Alquran dan tuntunan Rasulullah SAW. Dakwah yang santun dan menyejukkan dengan hikmah dan mauizah hasanah,’’ kata dia.

Baca Juga :  Mendadak Hilang, Nenek Suwarti Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Sawangan

Mengutip pernyataan Prof KH Muhayya, yang dimaksud dakwah ofensif yaitu menyampaikan pesan dakwah dengan cara menyerang, memaki- maki, dan menjelek- jelekkan orang yang berbeda dengan faham yang dianutnya.

Maka MUI Jawa Tengah mengimbau kepada umat Islam untuk terus memohon petunjuk dan kekuatan kepada Allah SWT agar dapat berdakwah sesuai dengan tuntunan dari Rasulullah SAW.

Selalu menjaga ukhuwah, menghindari permusuhan di antara umat Islam, bersikap dewasa dalam menghadapi perbedaan pendapat (ikhtilaf) dan tidak main hakim sendiri.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua