JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

2 Tewas dalam Baku Tembak, OPM Bantah Anggotanya Tewas

ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua orang tewas dalam kontak senjata antara anggota Batalyon Infanteri Raider 514/Sabbada Yudha dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Peristiwa itu terjadi di pos Mugi, ketika anggota TNI tengah menuinggu helikopter TNI yang membawa logistik dari Kabupaten Mimika.

Lalu terdengar suara tembakan dari kelompok bersenjata, sehingga dibalas oleh TNI. Dua orang diduga tewas. Belum diketahui dari pihak mana yang menjadi korban tewas dalam baku tembak di Mugi, Papua, itu.

Baca Juga :  49 Pegawai Kementerian Kesehatan Positif Covid-19, Sebagian Dirawat di RS, Sebagian Isolasi Mandiri

Namun pihak TPNPB-OPM membantah kabar bahwa dua anggotanya ditembak mati oleh personel TNI.

“Kami membantah pernyataan militer Indonesia. Justru sebaliknya,” ujar juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambon melalui pesan teks Minggu (1/12/2019).

Baca Juga :  Keluarkan Pedoman Baru, Kejaksaan Dinilai Hendak Lindungi Anak Buah

Sebby menjelaskan, justru pihaknya yang menembak mati satu anggota TNI. “Dua lainnya mengalami luka tembak di lengan.”

Menurut dia, kontak senjata dengan TNI terjadi di lapangan terbang Mugi, Distrik Derakma, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada Jumat (29/11/2019)  lalu.

Dalam kontak senjata itu, TPNPB-OPM mengklaim, tak ada anggotanya yang terluka.

www.tempo.co