JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Marak Penipuan Jualbeli Online dan Promo Barang Murah di Internet. Banyak Warga Sragen Jadi Korban, Begini Modus-modusnya! 

914
AKP Harno. Foto/Wardoyo
loading...
Loading...
AKP Harno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen mengungkap maraknya kasus penipuan bermodus jualbeli online yang terjadi di Sragen. Masyarakat pun  dihimbau waspada mengingat modus penipuan itu sudah banyak memakan korban.

Beberapa laporan dari korba juga sudah diterima kepolisian Polres Sragen. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Supardi mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan Kamis (5/12/2019).

Ia menyampaikan kejahatan penipuan online saat ini marak terjadi di kalangan masyarakat. Bahkan menurutnya di beberapa wilayah di Indonesia juga banyak terjadi kasus penipuan jual beli online.

“Tidak hanya di Polres Sragen, hampir semua polres merata kejadian penipuan melalui medsos dan jualbeli online itu,” paparnya.

Menurut Supardi, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mengungkap oknum penipuan yang marak terjadi di masyarakat.

Mayoritas kasus yang terjadi berawal dari postingan pelaku di medsos dan si korban tertarik dengan penawaran barang yang di posting.

Baca Juga :  Awas, Tipu-Tipu Tawaran Rumah Murah Ternyata Rumah Siluman. Warga Pemalang Tekor Puluhan Juta

Kemudian pelaku meminta sejumlah uang dan ongkos kirim (ongkir) untuk di transfer ke nomor rekening bank yang dikirimkan oleh pelaku.

“Contoh masyarakat membeli sepatu dengan harga sekian, lalu diminta kirim uang pembayaran ke rekening. Setelah itu pelalu meminta foto bukti transfer untuk di kirimkan ke dirinya. Setelah transaksi selesai nomor whatsap dan akun medsos korban di blokir. Dan barang yang di beli tidak kunjung datang,” terangnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar hati – hati dengan modus penipuan berbasis internet itu. Caranya yakni sebelum membeli barang via online di cek dengan teliti terlebih dahulu.

“Jangan terpengaruh dengan iming – iming entah itu hadiah, promo jangan langsung percaya untuk transfer ke orang yang tidak kita kenal dengan bujuk rayu apapun melalui medsos. Cek terlebih dahulu nomor tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Kesan Pertama AKBP Raphel Sandhy Dapat Tugas Jabat Kapolres Sragen. Langsung Sebut "Rasanya Mak Nyus!"

Terpisah, Kasubag Humas Polres Sragen AKP Harno juga membenarkan selama ini pelaku tindak penipuan banyak dilakukan orang diluar daerah.

Dari hasil pengecekan, kebanyakan nomornya pelaku penipuan itu ada yang dari Sumatera, Sulawesi dan kota besar di luar jawa lainnya.

“Pokoknya jangan gampang terpengaruh dengan barang murah yang di tawarkan di medsos atau internet,” tandas AKP Harno. Wardoyo

Loading...