JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dapat Proyek Pengolahan Sampah Rp 470 Juta, Desa Jetak Sragen Bakal Jadi Barometer Menuju Desa Bebas Sampah. Semua Sampah Bakal Diproses Jadi Bermanfaat

Kades Jetak, Siswanto saat mengecek tempat pengolahan sampah terpadu TP3R yang akan diresmikan bupati. Foto/Wardoyo
Kades Jetak, Siswanto saat mengecek tempat pengolahan sampah terpadu TP3R yang akan diresmikan bupati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Desa Jetak, Sidoharjo membuat gebrakan. Desa yang berbatasan dengan wilayah Sragen Kota ini bakal menjadi salah satu percontohan pengelolaan sampah terpadu di Kabupaten Sragen.

Ini menyusul kehadiran Tempat Pengolaham Sampah Reuse Reduce dan Recycle (TP3R) di desa tersebut. Proyek senilai Rp 470 juta itu kini hampir rampung dan dijadwalkan akan diresmikan bupati pada 22 Desember mendatang.

Kades Jetak, Siswanto mengungkapkan proyek TP3R itu merupakan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK) pusat tahun 2019. Di Sragen hanya ada dua desa yang mendapatkan yakni Jetak dan Jati Masaran.

“Bantuannya dari DAK Kementerian PUPR Bidang Sanitasi. Anggarannya Rp 470 juta dan sudah kita laksanakan. Ini tinggal finishing untuk nanti diresmikan Bupati tanggal 22 Desember 2019,” paparnya Kamis (19/12/2019).

Baca Juga :  Innalillahi, Tambah Lagi Satu Warga Suspek Covid-19 Meninggal dan 4 Positif Hari Ini. Kasud Covid-19 Sragen Jadi 473, Jumlah Korban Meninggal Capai 66 Orang

Proyek pengolahan sampah terpadu itu ditempatkan di Dukuh Ngepos, Desa Jetak. Nantinya kehadiran TP3R itu akan menampung sekaligus untuk mengelola sampah-sampah dari satu desa.

Sebelum diolah, sampah akan dipilah terlebih dahulu. Sampah yang masuk juga akan diproses menjadi barang bermanfaat hingga pupuk organik.

“Nanti ada mesin pencacah dan pengolah sampah. Sehingga keluar dari sini, sampah akan jadi barang bermanfaat dan pupuk. Luasan lokasinay 10 x 20 meter. Kita bentuk pengelola oprasional tahun depan dengan anggaran dari dana desa,” terangnya.

Siswanto menambahkan keberadaan TP3R itu merupakan wujud komitmen Pemdesnya untuk melakukan perubahan terutama dalam hal lingkungan. Sebab selama ini sampah acapkali menjadi momok bagi lingkungan.

Baca Juga :  Kecelakaan Terbaru Sragen, Kesenggol Grandmax, Pengendara Motor Scoopy Asal Karangmalang Luka Parah dan Patah Bahu

Terlebih Desa Jetak dilalui Sungai Mungkung yang rawan banjir jika hujan deras mengguyur. Dengan pengelolaan sampah yang baik, diharapkan banjir Sungai Mungkung tak lagi terjadi.

“Ini juga bagian dari upaya kita mewujudkan desa bebas sampah. Dengan adanya TP3R, harapannya bisa bebas sampah dan lingkungan menjadi bersih serta sehat,” pungkasnya.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga menyampaikan bakal meresmikan TP3R yang ada di Jetak dan Jati. Selain itu, Pemkab juga akan membagikan mobil sampah di semua kelurahan yang ada di Sragen Kota.

Hal itu merupakan bagian dari upaya Pemkab menekan sampah dan membersihkan lingkungan. Wardoyo