JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Dari Raker STAIMAS Wonogiri di Tawangmangu Karanganyar, Tetap Alokasikan Anggaran Beasiswa Bagi Hafidz Maupun Ustaz TPQ

Raker STAIMAS Wonogiri di Tawangmangu Karanganyar. Foto : Dok. STAIMAS

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM –Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri masih bakal melanjutkan sejumlah program tahun sebelumya. Salah satunya beasiswa bagi hafidz atau menghafal Alquran maupun ustaz ustazah TPQ.

Fakta tersebut mengemuka saat diadakan rapat kerja (raker) di Hotel Komajaya Komaratih, Tawangmangu, Karanganyar, selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15/12/2019). Raker diikuti 26 orang yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan. Raker Staimas mengambil tema Mengoptimalkan Sinergitas Penatalaksanaan Organisasi dalam Rencana Kerja yang Nyata Demi Perkembangan dan Kemajuan STAIMAS.

Pada 2020 STAIMAS tetap akan mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa dengan kriteria yang telah ditentukan. Di antaranya penghafal Alquran dan ustaz ustazah TPQ. Kuota sebanyak 50 mahasiswa dengan anggaran sekitar Rp 200 juta.

Baca Juga :  Mau Tahu Cara Kampanye Harjo dan Josss Saat Pandemi COVID-19? Simak Yuk Penjelasan Joko Sutopo dan Joko Purnomo

Melalui rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (15/12/2019), ‌Ketua STAIMAS, Tri Gunawan Hadi, berharap seluruh dosen menyiapkan sebaik mungkin program kerja untuk dilaksanakan pada tahun 2020.

“Kita harus punya kompas sebagai acuan. Jangan hanya asal comot untuk melakukan program kegiatan di tengah jalan,” ujar Tri.

Ketua panitia raker, Indra Setiawan, menyampaikan Rencana Induk Pengembangan (RIP) STAIMAS Wonogiri Tahun 2017-2023 di dalam agenda raker. Indra mengemukakan, melalui raker, masing-masing Prodi supaya benar-benar mengoptimalkan sinergitas agar STAIMAS semakin maju.

Baca Juga :  Nyawiji Akhirnya Digunakan Dalam Slogan Kampanye APK Paslon Harjo Maupun Josss di Pilkada Wonogiri 2020, Jika Ada Sengketa Dipersilakan ke Bawaslu

“Tujuan dari penyusunan RIP ini adalah untuk memberikan arah, petunjuk jalan implementasi bagi sivitas akademika dalam rangka pengembangan Staimas Wonogiri ke depan sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran Staimas Wonogiri. Tentu saja RIP ini harus ditindaklanjuti dengan adanya penyusunan Renstra dan Renop,” papar Indra.

Sementara, Waket III, Sugiyanto meminta peserta raker agar dosen meningkatkan perannya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran STAIMAS harus benar-benar membawa manfaat khususnya bagi masyarakat dalam rangka sesarengan mbangun Wonogiri. Aria