JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geram Lihat Kades Datang Telat Saat Pelantikan, Bupati Sragen Minta Semua Kades Wajib Ikuti Pendidikan Bela Negara

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pelantikan 167 Kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019 yang digelar Jumat (27/12/2019) menyisakan cerita lain.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati sempat dibuat geram saat melihat para Kades baru itu datang terlambat dari jadwal yang seharusnya.

Tak pelak, saat menyampaikan sambutan, orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu menumpahkan uneg-unegnya. Ia pun langsung memerintahkan Sekda untuk menganggarkan pendidikan bela negara bagi Kades.

“Pak sekda saya minta anggarkan pendidikan bela negara. Agar para Kades ini bisa disiplin. Mosok undangan jam 6.30 WIB, jam 08.00 WIB baru kledang-kledang teko. Kalau lurah tidak bisa disiplin, rakyat tidak akan bisa dipimpin dengan baik,” papar bupati dalam sambutan.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 2 Truk Tronton di Masaran Sragen, Satu Sopir Tewas Mengenaskan Terjepit Bodi Yang Ringsek

Ia pun memperjelas bahwa program pendidikan bela negara wajib dijalani para Kades selama minimal 2 minggu. Jika tidak bisa dianggarkan dari dana desa, maka Pemkab yang akan menganggarkannya di 2021.

“Tahun depan anggaran 2021 kan sudah mulai dibahas bulan Mei. Yang jelas, saya minta semua Kades harus ikuti itu (pendidikan),” tegas Bupati.

Bupati yang akrab disapa Mbak Yuni itu memandang pendidikan bela negara itu penting agar Kades bisa belajar membangun integritas.

Baca Juga :  Hadapi Masa Darurat Pandemi, Semua Guru MTsN 1 Sragen Digembleng Pelatihan Pendidikan Daring Jarak Jauh. Plt Kepala Madrasah Sebut Sekaligus Bekal Era Digital 4.0

Lantas, lewat pendidikan itu, para Kades akan bisa melaksanakan dan mengamalkan ideologi bangsa, Pancasila yang gelaja pemudarannya belakangan makin terlihat di daerah-daerah.

“Baris berbaris ben iso yoan,” tukasnya.

Yang terpenting lagi, Bupati melihat bahwa para Kades perlu ditanamkan sikap disiplin lewat pendidikan bela negara.

Menurutnya, kedisiplinan memegang peranan penting dalam menopang tugas Kades sebagai pemimpin dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau dia disiplin, dia nggak akan datang terlambat dan otomatis pelayanan tidak lagi klewo-klewo (seenaknya). Ini mengingatkan kembali kenapa dia dikasih amanat sama masyarakat,” tandasnya. Wardoyo