JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hebat, Keysa Prabowo, Siswi SDIT Az Zahra Sragen Sukses Raih Perak Olimpiade Matematika Internasional di Vietnam. Sempat Terkendala Semua Soal Berbahasa Inggris 

Sekdin Disdikbud Sragen, Firdaus SU saat mendampingi penyambutan Keysa Dhiandra Prabowo, siswi SDIT Az Zahra Sragen yang sukses meraih perak di Olimpiade IMSO Vietnam 2019. Foto/Wardoyo
Sekdin Disdikbud Sragen, Firdaus SU saat mendampingi penyambutan Keysa Dhiandra Prabowo, siswi SDIT Az Zahra Sragen yang sukses meraih perak di Olimpiade IMSO Vietnam 2019. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Sragen di ajang lomba akademis tingkat internasional.

Kali ini, siswi SDIT Az Zahra Sragen, Keysa Dhiandra Prabowo (12) berhasil mengharumkan Indonesia dan Sragen di ajang Internasional Mathematics And Science Olympiad (IMSO) ke-16 Tahun 2019 di Vietnam.

Keysa sukses mempersempahkan medali perak usai tampil sebagai juara kedua dalam ajang kontes akademik yang diikuti siswa berbagai negara tersebut.

Prestasi itu menuntaskan perjuangan panjang dan persaingan ketat yang harus dilalui oleh Keysa.

“Setelah melalui proses yang panjang dari seleksi tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional yang dari Jawa Tengah hanya 2 nama. Alhamdulillah, akhirnya bisa menang berkat dorongan dan doa dari ayah ibunya, Keysa sendiri dan support kita semua dari keluarga Az Zahra, akhirnya prestasi bisa kita raih,” kata Kepala SDIT Az Zahra Sragen, Nurhidayah kepada wartawan di Sragen, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga :  Ustadznya Positif Covid-19, Ponpes El Nusa Shobo Guno di Tangkil Sragen Langsung Dilockdown Total. Pemdes dan Warga Langsung Berempati Gelar Penyemprotan Desinfektan

Dalam konferensi pers penyambutan Keysa Dhiandra Prabowo atas kemenanganya itu, Kepala SDIT Az Zahra Sragen, Nurhidayah menyampaikan, merasa bangga atas prestasi Keysa Dhiandra Prabowo yang baru pulang dari Vietnam dengan medali perak di ajang IMSO.

Rencana jangka panjang mengikuti IMSO ini sebenarnya sudah ditulis dan direncana sejak Az Zahra dipimpin oleh Dedy Endriyatno, yang sekarang menjadi Wakil Bupati Sragen.

“Ini merupakan kali kedua, kita menyumbangkan medali perak untuk Sragen dan Indonesia,” urainya.

Sementara itu Moh Dawam mengatakan, persiapan untuk mengikuti olimpiade ini cukup panjang sudah dipersiapkan sejak Keysa kelas III. Nama SDIT Az Zahra sudah terkenal tidak hanya di Sragen, tapi juga provinsi bahkan dunia.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sragen, Firdaus menyampaikan, perjuangan Keysa patut dibanggakan karena sebagai pembuat sejarah di SDIT Az Zahra, karena bisa bersaing dengan 24 negara dan berhasil menang di ajang IMSO tersebut.

Baca Juga :  Tragis, Asyik Renang Pakai Batang Pisang, Pelajar Asal Sambungmacan Sragen Mendadak Tenggelam Lalu Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Solo

Sementara Keysa sendiri merupakan anak pasangan Wahyu Dwi Prabowo (41) dan Adini (30) tersebut mengaku mengikuti seleksi IMSO tersebut sejak kelas III. Setelah melalui beberapa seleksi yang cukup panjang akhirnya dia berhasil dikirim ke Vietnam.

Semua terdiri dua tim, tim science ada 12 orang dan tim matematika 12 orang dari seluruh Indonesia. Jadi semua 24 orang dikirim ke Vietnam dan Keysa satu-satunya peserta yang berasal dari Sragen.

Kendala yang dihadapi Keysa adalah soal bahasa Inggris, di mana saat lomba tidak diperbolehkan membawa kamus.

“Semua soal IPA ataupun matematika menggunakan bahasa Inggris,” urai Keysa.

Sebelumnya Keysa begitu tiba di SDIT Az Zahra mendapat sambutan teman-temannya. Sambil membawa bendera merah putih teman-teman Keysa berjejer di gang pintu masuk sekolah. Puluhan karangan bunga juga dipajang di depan sekolah. Wardoyo