JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Petani di Sidoharjo Sragen Ditemukan Tewas Mengenaskan Kesetrum Pompa Air. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Terduduk

Kondisi petani korban kesetrum di Sidoharjo, Sragen saat dilakukan identifikasi dan visum oleh petugas. Foto/Wardoyo
Kondisi petani korban kesetrum di Sidoharjo, Sragen saat dilakukan identifikasi dan visum oleh petugas. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden tragis terjadi di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Seorang petani kembali ditemukan tewas tersengat listrik.

Namun kali ini korban tewas saat membetulkan pompa air di kandang sapinya. Korban diketahui bernama Marijo Darmo Wirejo (73) warga Dukuh  Gebung  RT 25, Patihan, Sidoharjo, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan tewas sekitar pukul 18.15 WIB. Jasad korban kali pertama diketahui oleh dua anaknya, Sudarsi (36) dan Paryanti (45).

Kejadian bermula ketika pompa air di kandang sapi korban mendadak mati sejak siang. Korban pun berinisiatif membetulkan.

Baca Juga :  Harga Beras Sragen Mencekik, 2 Politisi Cantik Ini Rela Terjun Gelar Pasar Murah. Berasnya Premium Harga Cuma Segini

Nahas, diduga kurang hati-hati, korban justru tersengat listrik pada pompa air merk panasonic yang ada di kandang sapi.

Karena hingga petang tak kunjung kelihatan, anak korban pun curiga. Mereka kemudian mencari bapaknya di lokasi pompa air dekat kandang sapi.

Setelah sampai di lokasi, mereka langsung histeris mendapati korban sudah meregang nyawa.

Saat pertama kali ditemukan, korban dalam kondisi terduduk dan tak bergerak. Setelah dicek, korban ternyata sudah meninggal dengan kondisi luka bakar bekas tersengat listrik.

Baca Juga :  Lantik 20 Ketua Ranting PSHT Sragen, Ketua Jateng-DIY Pesan: Jaga Jari-Jari Kalian dari Upaya Provokasi Lewat HP!

Oleh warga, korban sempat dibawa ke RS PKU Muhamadiyah Masaran. Namun  karena korban sudah meninggal dunia, korban pun kembali dibawa pulang.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan kejadian itu. Menurutnya dari hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis Puskesmas, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

“Korban meninggal akibat tersengat listrik saat membetulkan pompa air. Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan,” tandasnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com