JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kasus Dugaan C4bul Eromoko Wonogiri, Gadis Belia Diduga Dipaksa Melayani Nafsu Bejat Ayah Tiri Hingga Hamil

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga.

ilustrasijs kekerasan kdrt 2
Ilustrasi

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di wikayah Kecamatan Eromoko Wonogiri. Mirisnya, terduga pelaku adalah ayah tiri korban.

Bahkan saat ini korban, sebut saja Bunga (17), harus berbadan dua. Ada dugaan hubungan suami istri dilakukan sejak korban duduk di bangku kelas 9 SMP, saat ini Bunga kelas XI SMA.

 

Camat Eromoko Danang Erawanto, Selasa (10/12/2019) mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya kasus dugaan pencabulan, langsung melakukan investigasi. Selanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait serta melaporkan ke aparat kepolisian.

Baca Juga :  Ini lho Jumlah Penerima Bantuan Sosial Tunai atau BST di Kecamatan Baturetno dan Ngadirojo Wonogiri, Sengaja Dibagikan Tidak Serentak untuk Menghindari Kerumunan

“Kasus itu diketahui pada awal Desember ini. Peristiwa ini juga sudah kami laporkan ke Bupati,” ujar Danang, Selasa (10/12/2019).

Dia membeberkan, ketika dilakukan pendampingan, tim sempat mengalami kesulitan mengorek informasi. Pasalnya korban enggan menyebutkan siapa pelakunya.

Namun, setelah dilakukan pendekatan yang cukup panjang dan lama, akhirnya korban mengakui jika pelaku adalah ayah tirinya.

Baca Juga :  Kejari Wonogiri Segera Bentuk Tim Pendamping Tindaklanjut Kerjasama Kejagung dan Kemensos RI, Minimalisir Penyimpangan Berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah

Korban mengaku, perbuatan bejat itu dilakukan sejak Bunga masih duduk di bangku kelas III SMP. Persetubuhan dilakukan pada saat ibu kandung korban tengah bekerja sebagai buruh serabutan di desanya.

Lebih menyesakkan dada, pelaku menyuruh untuk menggugurkan kandungannya yang saat ini sudah berusia lima bulan.

Menurut Camat, kasus tersebut sudah ditangani Unit PPA Polres Wonogiri. Aria