Juru Bicara Partai GolkarChristina Aryani (perempuan di tengah) dalam acara diskusi bertajuk “Harapan & Tantangan Partai Golkar Pada Munas 2019” yang digelar di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11/ 2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Partai Golkar ditantang untuk melepaskan diri dari pengaruh dan bandul istana dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) awal Desember 2019 ini.

Tantangan itu dilontarkan oleh Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Paradigma Pembangunan Ekonomi Perlu Diubah

“Sejak Munas Golkar 1998, kita tidak bisa menyangkal bahwa pengaruh eksternal kekuasaan sangat besar. Siapa yang menjadi ketum Golkar, sangat ditentukan oleh faktor di luar Golkar itu sendiri,” ujar Hanta dalam acara diskusi bertajuk “Harapan & Tantangan Partai Golkar Pada Munas 2019” yang digelar di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat Sabtu (30/11/2019).

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua