JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Ngeri, Petani Tewas Mengenaskan Tertimpa Pohon Albasia Raksasa Saat Berteduh Dari Hujan Angin

45
Foto/Humas Polda
loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA,JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Rabu (11/12/2019) sore.

Akibat hujan angin di Kecamatan Rembang, seorang petani tewas tertimpa pohon dan sejumlah rumah mengalami kerusakan.

Kapolsek Rembang Iptu Sunarto mengungkapkan bahwa peristiwa seorang petani meningal dunia akibat tertimpa pohon terjadi di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang.

Korban bernama Kirtaji (80) warga desa setempat yang saat itu berada di kebun.

“Saat hujan deras disertai angin korban sedang berada di kebun dan tertimpa pohon Albasia yang roboh terkena angin. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng Jumat (13/12/2019).

Disampaikan Kapolsek, sebelum kejadian korban pergi dari rumah menuju kebun sekitar pukul 09.00 WIB. Karena hingga sore belum pulang, istrinya yang bernama Sartami mencoba mencari di kebun yang letaknya sekitar 300 meter dari rumah.

Baca Juga :  Innalillahi, Perahunya Terbalik, Rudi Hartono Ditemukan Tewas Mengenaskan. Sempat Dilaporkan Hilang Sejak Senin

“Saat sedang mencari, Sartami menemukan suaminya dalam keadaan tergeletak di kebun tertimpa pohon Alba. Mendapati hal itu, Sartami kemudian meminta tolong warga sekitar yang kemudian membawa korban ke rumahnya,” jelas Kapolsek.

Hasil pemeriksaan polisi dan tim medis dari Puskesmas Rembang diketahui korban mengalami luka robek dibagian kepala serta tengkuk membiru. Luka tersebut disebabkan kepala korban tertimpa pohon Albasia berukuran besar.

Kapolsek menambahkan, selain pohon tumbang menimpa petani, di Desa Panusupan terjadi juga pohon kelapa tumbang menimpa sebuah rumah.

Rumah milik Witno Adiyanto (38) bagian dapurnya hancur akibat tertimpa pohon kelapa yang roboh terkena angin kencang.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 11 Kapolres. Ada Kapolres Sragen dan Jepara, Berikut Daftar Lengkapnya!

“Tidak ada korban jiwa akibat pohon kelapa roboh menimpa rumah tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta akibat bangunan dapur berukuran 7×5 meter rusak berat,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada seluruh warga untuk lebih waspada terhadap bencana alam. Terlebih pada akhir ini sering terjadi hujan disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan bencana alam. JSnews

Loading...