JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Razia Petasan Sukoharjo, Pedagang Hanya Boleh Jual yang Tidak Berdaya Ledak


Petasan
Razia petasan di pasar Ir Soekarno Sukoharjo. Dok. Humas Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Satsabhara Polres Sukoharjo dipimpin AKP Thaurkhman menggelar razia petasan di kawasan pasar Ir Soekarno, Sukoharjo.

Razia digelar menjelang malam pergantian tahun.

Kasatsabhara AKP Thaurakhman melalui laman resmi Polda Jateng, Senin (30/12/2019), mengatakan, razia menyasar petasan yang marak diperjualbelikan menjelang malam pergantian tahun.

Sejumlah penjual kembang diperiksa untuk memastikan mereka tidak menjual petasan yang memiliki daya ledak tinggi. Menurut dia yang boleh dijual hanya kembang api yang tidak memiliki daya ledak.

Baca Juga :  Tukang Cukur Rambut di Parangjoro Kecamatan Grogol Sukoharjo Ditemukan Tewas di Lapak Miliknya, Diduga Dipicu Hal ini

Bukan tanpa alasan pihak kepolisian melarang beredarnya petasan. Hal itu untuk menjaga ketertiban di malam pergantian tahun supaya tetap aman dan kondusif.

“Petasan yang memiliki daya ledak tinggi bisa membahayakan orang lain begitu juga pengguna petasan itu sendiri. Sudah banyak kejadian yang menimbulkan korban akibat petasan,” ungkap Kasat Sabhara.

Baca Juga :  Terus Naik, Pasien Meninggal Gegara COVID-19 di Sukoharjo Bertambah 5 Orang, Kasus Baru Tercatat Ada 66 Hingga Membuat Total Terkonfirmasi Positif Menjadi 3.722

Dari hasil sidak yang dilakukan tidak ditemukan penjual kembang api yang masih menjual petasan. Dia mengatakan, hasil ini juga lantaran pihak kepolisian Sukoharjo selalu mengimbau masyarakat. Aria/Humas Polres Sukoharjo