JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Reaksi Gubernur Ganjar Mobil Dinasnya Kalah Mewah dengan Mobdin Jeep Rubicon Bupati Karanganyar

346
Carissa Kusumaning Asih bocah cilik penyandang tunanetra asal Kabupaten Rembang mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di ruang kerja Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (14/1/2019). Satria Utama
loading...
Loading...
Carissa Kusumaning Asih bocah cilik penyandang tunanetra asal Kabupaten Rembang mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di ruang kerja Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (14/1/2019). Satria Utama

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Polemik kontroversi mobil dinas mewah jenis Jeep Rubicon yang akan digunakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ia menyatakan tak mempersoalkan Bupati Karanganyar yang akan menggunakan Jeep Rubicon sebagai kendaraan dinas.

Hal tersebut dikatakan Ganjar Pranowo kepada awak media usai menghadiri Festival Kaum Muda Bursa Kerja Inklusi Solo Raya yang berlangsung di Graha Wisata Sriwedari, Kamis (5/12/2019).

“Kalau mau menggunakan mobil dinas baru Jeep Rubicon, ya gak apa-apa kalau keuangannya mampu. Aturannya juga membolehkan,” kata Gubernur.

Saat ditanya jika mobil yang akan digunakan orang nomor satu di Karanganyar tersebut lebih bagus dari mobil dinas gubernur, Ganjar Pranowo hanya tersenyum.

Baca Juga :  Pilwakot Solo 2020, Purnomo: Arti Muda itu Belum Tentu Gibran, Tetapi ini Arti Muda

“ Halah provokator,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Pemkab Karanganyar, melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) mengangarkan pembelian mobil Jeep Rubicon yang akan digunakan sebagai kendaraan dinas bupati, dengan pagu anggaran senilai Rp 2,1 miliar melalui APBD perubahan tahun 2019.

Pengadaan mobil ini, telah melalui proses lelang dan dimenangkan oleh salah satu penyedia yang berasal dari Jakarta dengan penawaran terendah senilai Rp 1,98 miliar.

Pengadaan mobil dinas termewah di Solo Raya itu sontak menuai reaksi minir dari kalangan elemen masyarakat. Mayoritas menyesalkan kebijakan bupati yang dinilai bermewah-mewah di tengah angka kemiskinan yang masih di angka 10 persen lebih. Wardoyo

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Bakal Buat Survey Pembentukan Provinsi Solo Raya. Siapa Yang Setuju?

 

Loading...