JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

SOLOPEDULI Resmikan Klinik Kesehatan Di Manang, Kejasama Dengan BPKH

SOLOPEDULI meresmikan Klinik Kesehatan di Manang, Grogol, Sukoharjo, Minggu (16/12/2019). istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – SOLOPEDULI meresmikan Klinik Kesehatan di Manang, Grogol, Sukoharjo, Minggu (16/12/2019). Pendirian Klinik Kesehatan tersebut hasil kerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Direktur Umum SOLOPEDULI, Sidik Anshori mengatakan, klinik kesehatan SOLOPEDULI di Manang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat dhuafa.

Dilengkapi dengan empat ruang rawat inap, klinik tersebut juga menyediakan Ruang KAI, Ruang persalinan, ruang IGD, Ruang CSSD, serta ruang laboratorium. Tiga orang dokter bertugas di klinik secara bergantian bersama empat bidan dan 4 perawat.

“Klinik ini membuka pelayanan 24 jam dengan penyediaan layanan ambulan. Semoga dengan turunnya ijin Ranap Klinik ummat ini, semakin menambah nilai lebih SOLOPEDULI dalam mengabdi kepada masyarakat di bidang kesehatan. Dengan fasilitas yang lengkap baik tenaga medis, sarpras, dan ambulan. Masyarakat sudah tidak jauh-jauh membawa keluarganya ke RS, dengan berbagai konsekuensi salah satunya nyawa. Keberadaan Klinik Ummat tentu menjadi solusi dalam hal ini. Selain itu, kami mengucapkan terimakasih kepada para pihak-pihak donatur yang ikut serta dalam berdirinya Klinik Ummat SOLOPEDULI, baik lahan, fisik bangunan, maupun yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Covid-19 Solo Makin Mengkhawatirkan, Setiap Muncul Kasus Baru, Hampir Pasti akan Membawa Ekor, Kini Total 533

Sementara itu, Perwakilan BPKH, Iskandar A Zulkarnain menambahkan, Yayasan SOLOPEDULI adalah bukti kerja keras yang nyata dan upaya perubahan untuk memotong permasalahan yang timbul dari kondisi yang tidak menguntungkan di wilayah sekitar. Aktivitas kegiatan sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh Yayasan SOLOPEDULI membuat BPKH berkomitmen melakukan sinergi untuk kemaslahatan umat.

Baca Juga :  Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Sambut Antusias Piala Dunia U-20 di Solo, Bertekad Promosikan Sport Tourism

“Kesehatan tentunya bukan hanya milik mereka yang memiliki harta. Sudah saatnya kita mencari upaya memanusiakan sesama makhluk tuhan yang memiliki rasa welas asih untuk mengasihi sesama. Antrian Panjang warga Dhuafa pada saat pertama kali diresmikan tanggal 18 Mei 2019 lalu, membuat kami yakin upaya pengobatan gratis yang dihadirkan BPKH, Yayasan SOLOPEDULI, dan Lembaga lainnya adalah sebuah upaya tepat untuk Bersama membuat perubahan di negeri tercinta.

Semoga dengan makin lengkapnya fasilitas dan layanan yang diberikan Klinik SOLOPEDULI ini, kondisi kesehatan masyarakat yang kurang mampu disekitar wilayah Solo ini dapat menjadi lebih baik. Dengan kondisi yang sehat, dapat beribadah, berkarya, dan berkumpul keluarga dengan bahagia,” tukasnya. Triawati PP