JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

SPBU Tak Boleh Lagi Layani Pembelian Pertalite Pakai Jeriken. Pengecer dan Pertamini Hanya Boleh Jual Pertamax 

8463
Salah satu pemilik kios di Sragen saat menuangkan BBM pertalite eceran. Foto/Wardoyo
loading...
Loading...
Salah satu pemilik kios di Sragen saat menuangkan BBM pertalite eceran. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini tidak boleh lagi melayani pembelian pertalite pakai jeriken. Pembelian pakai jeriken hanya diperbolehkan untuk BBM jenis pertamax.

Kebijakan itu berlaku sejak beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sragen, Tedi Rosanto mengungkapkan kebijakan itu sebenarnya sudah berlaku sejak beberapa waktu lalu.

“Mungkin karena konsumsi pertamax agak jarang, sehingga sekarang hanya pertamax yang dibolehkan pembelian pakai jeriken. Pertalite sudah nggak boleh,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM, kemarin.

Baca Juga :  Penetapan Calon Tanggal 8 Juli, Bawaslu Sragen Ingatkan Bupati Petahana Bisa Dipidana dan Dicoret dari Jika Langgar Ketentuan Mutasi PNS

Menurutnya, kebijakan itu didasarkan kajian-kajian terkait tingginya konsumsi pertalite yang berbanding terbalik dengan Pertamax.

Hal itu yang dimungkinkan membuat harga jual pertalite di lapangan yang dulu dibolehkan dibeli pakai jeriken, akhirnya menjadi tinggi. Sehingga harga pertalite sudah tidak lagi sesuai dengan harga subsidi.

Tak hanya penjual eceran, Pertamini pun juga diharapkan tidak lagi menjual pertalite. Yang dibolehkan adalah menjual pertamax.

“Sudah ada kesepakatan dari pengelola SPBU-SPBU di Sragen bahwa untuk Pertamini nggak akan dipasok pertalite lagi. Mereka hanya boleh menjual Pertamax,” terangnya. Wardoyo

Baca Juga :  Soal Rekomendasi PDIP di Pilkada Sragen 2020, Begini Jawaban Ketua DPC Pasca Rakernas!

 

Loading...