JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Hanya Rumah, Uang Rp 50 Juta, 5 Motor dan Gabah Setengah Ton Ikut Ludes Saat Kebakaran di Karangudi Ngrampal. Total Kerugian Rp 300 Juta

539
Tim gabungan saat berjibaku memadamkan kobaran api kebakaran di Karangudi, Ngrampal, Sragen, Minggu (29/12/2019). Foto/Wardoyo
loading...
Tim gabungan saat berjibaku memadamkan kobaran api kebakaran di Karangudi, Ngrampal, Sragen, Minggu (29/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMAR NEWS.COM Kebakaran hebat yang melanda rumah salah satu warga di Dukuh Jogomasan, Desa Karangudi, Ngrampal, Minggu (29/12/2019) pagi benar-benar menjadi mimpi buruk bagi pemilik rumah.

Warga bernama Dardi Ripto Dewoso (60) warga Dukuh Jogomasan RT 9/4, Karangudi, Ngrampal itu harus kehilangan tempat tinggal berikut semua hartanya.

Berdasarkan hasil pendataan petugas, kebakaran itu menghanguskan rumah milik korban berukuran 14×12 meter.

Tidak hanya itu, kobaran api juga meludeskan semua harta benda di dalamnya.

Di antaranya semua barang elektronik kulkas, kipas angin, lalu perabot rumah tangga juga hancur lebur dilalap si jago merah.

Tak cukup sampai di situ, lima unit sepeda motor di rumah korban juga hangus terbakar. Masing-masing motor Blade, Vario, Mio, Grand dan dan Revo.

“Semua surat berharga juga hangus terbakar. Lalu ada uang tunai sekitar Rp 50 juta dan 5 kuintal atau setengan ton gabah juga ludes terbakar. Kerugian total ditaksir mencapai Rp 300 juta,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi saat menyampaikan hasil assesment di lapangan.

Baca Juga :  Nekat Melawan, 4 Siswi SD di Mondokan Sragen Lolos Dari Komplotan Penculik. Pelakunya Naik Mobil dan Sempat Iming-Imingi Coklat

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran kali pertama diketahui pukul.10.15 WIB.

Menurut keterangan warga, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuni menghadiri hajatan ngiring manten di Gesi, Sragen.

Saat rumah kosong, mendadak warga dikejutkan dengan kepulan asap dan kobaran api dari rumah korban.

Api dengan cepat merambat dan menghanguskan seisi rumah. Karena kondisi rumah terkunci, warga tak bisa berbuat banyak.

Rumah berkonstruksi tembok dan kayu itu pun ludes tak tersisa. Salah satu warga, Agung (45) menuturkan saat kejadian, warga sudah mendapati rumah dalam kondisi terbakar dan api berkobar hebat.

“Tahu-tahu api sudah besar, warga hanya bisa berusaha nyegah agar nggak merembet ke rumah lainnya,” paparnya.

Tak lama setelah kejadian, tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Namun besarnya kobaran membuat pemadaman hanya berkonsentrasi untuk melokalisir dan mencegah api merembet ke permukiman lain.

Baca Juga :  Diminta Segera Angkat Kaki, Penghuni Warung-Warung Semok Gunung Kemukus Sragen Mengaku Pasrah. Pemkab Siapkan Ganti Rugi Rp 1 Juta Per Bangunan

Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan namun dengan kondisi seisi rumah sudah luluh lantak. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan kejadian itu.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik di rumah korban. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Wardoyo