JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, 28 Buku Nikah Yang Dicuri di Sragen Ternyata Milik Pengantin Baru yang Nikah di Bulan November

Ilustrasi buku nikah

IMG 20191202 183445
Ilustrasi buku nikah

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pihak kementerian agama (Kemenag) Sragen mengungkap fakta baru terkait pencurian puluhan buku nikah di Kantor KUA Ngrampal, Minggu (1/12/2019).

Dari 79 buku nikah yang digondol pencuri, ada 14 pasang atau 28 buku nikah milik pengantin baru yang melangsungkan ijab pada bulan November 2019 ini.

Hal itu disampaikan Kepala KUA Kecamatan Ngrampal, Sragen, Sutrisno, Senin (2/12/2019). Ia mengatakan dari 79 buku nikah yang dibobol pencuri dinihari kemarin, sebagian ada yang sudah terisi.

Buku yang sudah diisi itu milik pengantin baru yang melangsungkan pernikahan di bulan november.

Baca Juga :  Ugal-Ugalan Tabrak Emak-emak Hingga Tewas di Beloran Sragen, Sopir Bus Sumber Selamat Malah Berpeluang Lolos dari Jerat Penjara. Kok Bisa?

“Yang ikut dicuri, buku nikah milik 14 pasangan yang barusaja menikah di bulan November. Totalnya ada 28 buku milik 14 pengantin itu karena satu pasangan terdiri dari dua bendel, satu buku nikah untuk suami dan satunya buku nikah untuk istri. Kemarin sudah diisi dan dicetak, tapi belum dibagikan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Sutrisno menguraikan selain 28 buku milik pengantin baru itu, sisanya yang dibawa pelaku adalah buku nikah kosong.

Dari data kepolisian, buku nikah kosong yang dicuri terdiri dari 25 pasang buku nikah asli dan 40 pasang buku nikah duplikat.

Baca Juga :  Serem, Muncul Tulisan Tangan di Tembok dan Bilik Rumah Hantu di Sepat Masaran Sragen. Salah Satunya Ada Nama Orang dan Pesan Jangan Ada yang Nyusul Aku..

Sutrisno menguraikan selama ini, memang tidak ada petugas yang menjaga kantor pada malam hari. Atas kejadian itu, pihaknya merencanakan nantinya akan ada petugas yang berjaga pada malam hari.

“Selama ini memang nggak ada, nanti ke depan akan kita tempatkan petugas,” terangnya.

Ia memastikan kendati semua buku nikah digondol pencuri, layanan pernikahan tetap berjalan. Pun dengan buku nikah yang sudah dicetak dan ikut dicuri, secepatnya akan segera diganti dan dicetak kembali.

“Bukunya ini juga sudah disiapkan. Segera nanti akan kita cetak,” tandasnya. Wardoyo