JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alfamart Sambungmacan Sragen Dibobol Komplotan Maling. Pelaku Kuras Uang di Brankas Senilai Rp 23 Juta dan 600 Bungkus Rokok Berbagai Merek

Tim Polres dan Polsek saat melakukan olah TKP di Alfamart, Selasa (7/1/2020). Foto/Wardoyo
Tim Polres dan Polsek saat melakukan olah TKP di Alfamart, Selasa (7/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Toko swalayan Alfamart di Dukuh Sambungmacan RT 08/03, Sambungmacan, Sambungmacan, Sragen dibobol maling, Selasa (7/1/2020).

Dengan merusak gembok dan teralis pintu, pelaku berhasil menggondol 600 bungkus rokok senilai belasan juta.

Selain itu, pelaku juga membobol brankas berisi uang tunai Rp 23 juta. Data yang dihimpun, aksi pencurian kali pertama diketahui Selasa pagi sekira pukul 06.50 WIB oleh karyawan yang bertugas shift pagi, Dwi Okta Pratama (21).

Baca Juga :  Mengejutkan, Kebiasaan Nyleneh Predator Pemerkosa Sejumlah Siswi SMP asal Mondokan Sragen. Bukan Karena Video Cabul, Tapi Jadi Bernafsu Karena Sering Mabuk Bensin Campur Cairan Ini!

Saat datang hendak membuka toko, ia kaget mendapati pintu teralis besi dan gembok sudah terbuka. Setelah masuk ke dalam, ia makin kaget melihat meja kasir sudah rusak dan etalase rokok sudah berantakan.

“Kemudian sajsi menuju ke ruang brankas mendapati brankas sudah terbuka dan ada bekas terbakar. Mengetahui hal tersebut, ia langsung menghubungi koordinator Pak Tanto dan kemudian dilaporkan ke Polsek,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, Selasa (7/1/2020).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo Terguling di Purworejo Gemolong Sragen. Satu Penumpang Tewas, Beberapa Penumpang Luka-Luka

Dari hasil olah TKP dan pendataan di lokasi, pelaku membawa kabur 600 bungkus rokok berbagai merek dengan nilai hampir Rp 12 juta.

Kemudian menggondol uang Rp 23 juta di dalam brankas. AKP Harno menyampaikan dari hasil olah TKP, pelaku terlihat merusak brankas dan ditemukan bekas terbakar pada bagian luar brankas.

“Saat ini tim masih melakukan penyelidikan untuk mengusut pelaku,” pungkasnya. Wardoyo