JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Begini Pesta Perayaan Malam Tahun Baru di Rumah Anggota DPR RI. Tak Ada Obrolan Politik, Warga dan Kolega Menyerbu Untuk Nyalakan Kembang Api

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Suasana meriah terlihat di kediaman orang tua anggota Komisi II DPR RI Paryono di Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (31/12/2019) malam.

Malam pergantian tahun merupakan salah satu momentum untuk berkumpul bersama keluarga besar, para kerabat, tetangga, serta masyarakat sekitar untuk berbagi kebahagiaan.

Politisi PDIP tersebut mengatakan ajang silaturrahmi, tidak hanya dilakukan di malam pergantian tahun. Saat perayaan hari raya Idul Fitri, juga melakukan silaturrahmi bersama warga sekitar.

Paryono mengaku, tidak ada persiapan khusus dalam setiap acara yang dilakukannya bersama keluarga, kerabat dan warga tersebut.

Baca Juga :  Sopir Ambulan Puskesmas Jaten Mendadak Meninggal Dunia, Keluarga Khawatir Penyebab Kematiannya

“Setiap tahun saya mengadakan acara seperti ini. Tidak hanya malam pergantian tahun, saat Hari Raya Idul Fitri, saya juga melakukan silaturrahmi dengan warga. Saya tetap menjaga silaturahmi dengan warga . Bagaimanapun juga, saya ini lahir dan dibesarkan di desa, “ katanya.

Ia menyebut tidak ada kegiatan istimewa yang biasa mereka lakukan.Saat momen tahun baru, semua keluarga, kerabat, rekan-rekan, warga sekitar kediaman orang tua berdatangan ke rumahnya untuk silaturahmi.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

“Ya acaranya hiburan, makan-makan dan dilanjutkan dengan pesta kembang api sebagai pertanda mengawali tahun baru. Dan tak lupa kami juga berdoa, semoga tahun 2020 lebih baik lagi,” ujarnya.

Sekretaris MPW Pemuda Pacasila Jawa Tengah itu menambahkan, berkumpul bersama keluarga dan bertemu kerabat, dan warga, adalah sesuatu yang sangat luar biasa.

” Iya, berkumpul bersama menjadi mahal karena kesibukan. Sehingga momentum tahun baru kita jadikan ajang kumpul-kumpul. Hanya kumpul dan tidak ada pembicaraan soal politik,” ujarnya. Wardoyo