JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Berita Sukoharjo Terkini. Upah Pungut PBB Sukoharjo Akan Dinaikkan Menjadi Rp3000 Per SPPT

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sukoharjo sudah sejak tiga tahun terakhir mengeluarkan SPPT PBB lebih awal pada awal Januari. Hal itu dimaksudkan agar proses pembayaran pelunasan PBB dari para wajib pajak lebih awal.

Hasilnya terhitung sejak 1 Januari hingga 22 Januari ada empat desa mampu melunasi pembayaran PBB tahun 2020.

“Desa dan kelurahan lain harus mencontoh strategi empat desa yang sudah lunas tersebut agar tahun ini ada peningkatan jumlah desa dan kelurahan yang berhasil lunas hingga jatuh tempo pembayaran,” ujar Bupati Wardoyo Wijaya dilansir dari laman resmi Pemkab Sukoharjo, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

Empat desa yang langsung lunas tersebut masing-masing Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, Desa Genengsari Kecamatan Polokarto, Desa Tanjungrejo Kecamatan Nguter, dan Desa Pojok Kecamatan Tawangsari.

Tahun lalu, ujar Bupati, higga jatuh tempo pembayaran PBB terdapat 96 desa dan satu kelurahan yang berhasil lunas pembayaran PBB. Selain itu, 20 desa/kelurahan realisasi PBB-nya sebesar 85% sehingga tahun ini harus ditingkatkan.

Untuk menambah motivasi pelaku pajak, Bupati menaikkan upah pungut dari Rp2.500 per SPPT yang dibayar menjadi Rp3.000 per SPPT.
“Yang diberi upah hanya SPPT yang PBB-nya dibayar, SPPT yang PBB-nya tidak dibayar, ya upahnya tidak diberikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bikin Deg-degan, Hasil Pengundian Akhirnya Paslon EA Memperoleh Nomor Urut 1 Sedangkan Joswi Dapatkan Nomor Urut 2, Resmi Terpasang di APK 26 September Mulai Kampanye

Kepala BKD Sukoharjo Suseno Wijayanto menyampaikan, realisasi PBB tahun 2019 lalu, hingga akhir Desember dari target Rp30 miliar berhasil terealisasi sebesar Rp36,659 miliar atau 122,20%. Dengan capaian tersebut, Suseno optimistis realisasi PBB tahun ini bisa lebih besar lagi. Aria