JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berusaha Kabur, Perampok di Tunjungan Sragen Akhirnya Ditangkap dan Dimassa Warga. Ternyata Berasal dari Ngrampal, Sudah Bawa Uang Rp 15,4 Juta

Perampok di Tunjungan Sambungmacan saat diamankan di Mapolsek seusai beraksi dan ditangkap warga karena berusaha kabur, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Perampok di Tunjungan Sambungmacan saat diamankan di Mapolsek seusai beraksi dan ditangkap warga karena berusaha kabur, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi perampokan siang bolong yang terjadi diDukuh Tunjungan, RT 1/1, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Selasa (21/1/2020) akhirnya terkuak.

Pelaku yang menyatroni rumah Sugiyono (44) warga Dukuh Tunjungan RT 1/1, Bedoro itu akhirnya berhasil ditangkap massa. Ternyata pelaku diketahui merupakan warga Ngrampal, Sragen.

Tersangka bernama Suparno alias Noglok (36) warga Dukuh Bugel RT028, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Pelaku dibekuk setelah dikejar warga yang mendengar teriakan istri pemilik rumah. Sempat diwarnai kejar-kejaran, pelaku akhirnya diringkus saat hendak menyalakan sepeda motornya.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno mengatakan pelaku diamankan oleh warga sekitar yang berkumpul setelah istri korban, Sri Wahyuni (40) berteriak minta tolong.

“Pelaku kemudian diamankan di Polsek Sambungmacan berikut barang bukti. Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan petugas,” paparnya Selasa (21/1/2020) malam.

AKP Harno menguraikan pelaku diamankan berikut barang bukti diantaranya satu unit Honda Vario AD 2748 AVE yang digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan.

Baca Juga :  Berikut Identitas Lengkap 4 Warga Sragen Yang Positif Covid-19 Hari Ini. Satu Orang Diketahui Berprofesi Tenaga Medis!

Kemudian sebuah tas warna coklat merk Polo Danny yang di dalamnya berisi uang tunai Rp 15,463 juta dan dua pelat nomor motor bertuliskan 2511 AFF.

“Tersangka bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” tandas AKP Harno.

Sebelumnya, aksi perampokan itu sempat menggegerkan warga Tunjungan. Pelaku yang beraksi sendirian, nekat masuk ke rumah korban hendak mengambil harta di rumah Sugiyono.

Namun aksinya ketahuan sehingga kemudian nekat menyekap istri korban bernama Sri Wahyuni (40) yang saat itu sedang di dalam kamar.

Sempat dikejar dan diancam pakai obeng, korban berhasil melepaskan diri dan kabur meminta pertolongan. Data yang dihimpun di lapangan, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kejadian bermula ketika korban sedang sendirian di rumah. Saat hendak memakai jilbab di kamarnya, ia kemudian mendengar ada suara orang sedang ngobrol di rumah bagian dapur.

Baca Juga :  Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Tiba-tiba, ia dikejutkan dengan kemunculan seorang laki-laki tak dikenal yang nyelonong masuk ke rumah. Melihat itu, Sri langsung ketakutan dan akan lari ke luar rumah.

“Tapi istri korban malah dikejar oleh pelaku kemudian istri korban dipegang tangan kirinya. Lalu diancam dengan menggunakan obeng, istri korban berontak dan tangan kanan istri korban sambil berusaha membuka pintu depan. Setelah pintu berhasil terbuka, istri korban berteriak minta tolong,” papar Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno, Selasa (21/1/2020).

Dalam kondisi terancam, beruntung teriakan korban akhirnya terdengar oleh orang yang sedang berada di traficklight (bangjo) jalan Raya Tunjungan.

Mendengar teriakan itu, warga langsung berhamburan memberi pertolongan. Melihat kerumunan warga, perampok tunggal itu langsung berusaha kabur ke arah samping dan menuju ke motornya yang diparkir di bengkel las sebelah timur rumah korban. Wardoyo