JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Film

Film Asli Anak Muda Solo, “Limo Wasto” Segera Mendunia Lewat Viu Shorts

Film Limo Wasto akan tampil di Viu. Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Viu Shorts kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) mewadahi potensi anak muda di bidang perfilman. Satu film karya asli anak muda Solo siap tayang Mei 2020 mendatang.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Solo, Budi Sartono mengatakan, kerjasama dengan Viu merupakan yang pertama bagi Kota Solo promosi di bidang perfilman. Menurutnya, dunia perfilman merupakan salah satu dari 16 sektor ekonomi kreatif yang efektif untuk mempromosikan wisata di suatu daerah.

“Film di Viu adalah bentuk film dalam aplikasi. Dan Kota Solo memiliki banyak cerita yang bisa diangkat menjadi film,” paparnya, Selasa (28/1/2020), di Bengawan Park.

Kepala Produser Viu Shorts, Edo Sitanggang mengungkapkan, Viu Shorts musim kedua mulai September 2019 hingga September 2020 kali ini mengangkat ide orisinil anak muda Solo. Mengangkat tema “Limo Wasto”, film pendek berdurasi 10 menit tersebut akan tayang perdana 22 Mei 2020.

“Kalau sudah tayang di Viu, secara otomatis akan tayang juga di 16 negara lain di dunia dimana Viu sudah mengaspal,” urainya.

Edo menerangkan, Viu lebih mengangkat sinema organik dengan produksi film sekitar dua Minggu.

“Dari ide orisinil, anak-anak muda terpilih kemudian membuat film dengan alat sesuai standar internasional yang difasilitasi oleh kami. Itulah spirit kami, mewadahi potensi anak muda di bidang perfilman dengan hasil sesuai standar internasional. Mereka akan bersaing dengan sutradara profesional lain jika film mereka sudah tayang,” imbuh Edo.

Sementara itu, cerita “limo wasto” diangkat dari budaya tradisional Solo dimana seorang laki-laki Jawa harus memiliki lima hal pokok yaitu yang Wisma (Rumah), Garwo (Istri), Curigo (Keris/senjata andalan) dan Turonggo (Kuda), serat Kulila (burung).

“Konsep cerita diambil yang terbaik dari seleksi tiga ide orisinil lain. Dengan pembuatan film yang bernuansa lokal ini akan memberikan dampak positif pada pariwisata daerah terkait,” tukas Edo. Triawati PP