JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Terbaru, Siswi Cantik Asal Gemolong Sragen Yang Hilang Misterius. Harapan Ibunya Bikin Trenyuh

Zahra Zalva Mahdiah, siswi SMK asal Gemolong, Sragen yang dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Zahra Zalva Mahdiah, siswi SMK asal Gemolong, Sragen yang dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Hilangnya Zahra Zalva Mahdiah (19) warga Perumnas Gemolong Permai, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, masih jadi misteri.

Hingga hari keenam, Jumat (17/1/2020), siswi berparas cantik itu belum diketahui kabar keberadaannya.

Siswi yang duduk di salah satu SMK swasta di Gemolong itu dilaporkan tak pulang sejak Minggu (12/1/2020). Data yang dihimpun dari Polsek, putri pasangan suami istri, Masyudin (50) dan Emilia (48) itu belum terdeteksi keberadaannya.

“Belum ada informasi keberadaannya Mas. Kami juga sudah sebar informasi dan koordinasi apabila ada yang mengetahui keberadaannya, segera melapor ke polisi,” papar Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Jumat (17/1/2020) malam.

Pun dengan hilangnya korban apakah bersama pria atau tidak, AKP Ketut juga mengaku belum bisa memastikan.

Baca Juga :  Di Hadapan Pengurus 10 Perguruan Silat di Sragen, Danrem 074 Surakarta Ternyata Akui Bangga Melihat Pesilat. Ungkap Dirinya Juga Pernah Ikut Perguruan Silat Ini!

Senada, ibu korban, Emilia, kepada wartawan juga menyampaikan belum ada kabar di mana keberadaannya. Hingga hari keenam ini, putrinya juga belum kembali.

“Belum ada kabar Mas. Mungkin karena nggak bawa HP jadi sulit untuk mencarinya,” kata ibu Zahra via pesan Whatsapp (WA).

Meski demikian, ia tetap berharap buah hatinya itu bisa segera pulang kembali. Ia mengaku tak mau kehilangan putrinya itu.

“Harapannya, segera kembali ke pihak keluarga. Kami keluarga menunggu kepulangan, karena kami benar benar gak mau kehilangan anak kami,” terangnya.

Sebelumnya, Emilia menceritakan putri cantiknya itu sudah meninggalkan rumah sejak lima hari lalu. Ia menduga putrinya itu marah setelah sempat ia marahi dan HP-nya ia sita.

“Awalnya marah karena saya omelin sama HP-nya saya sita. Tahu-tahu malam nggak pulang sampai sekarang,” kata Emilia saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (16/1/2020).

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sambirejo Meninggal dengan Status PDP Corona. Jadi Korban Meninggal ke-24, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

Menurut Emilia, informasi yang ia peroleh, sebelum hilang, putrinya kali terakhir sempat dikabarkan terlihat di terminal Tertonadi Solo. Saat itu ada yang melihat putrinya mengenakan baju warna hijau.

“Katanya ada yang ketemu di terminal.  Tetapi saat ditegur malah dia bilang kalau nama dia bukan Zahra,” ujarnya.

Emilia menyampaikan putrinya pergi dengan ciri-ciri pakai kaos hijau panjang di terminal Solo. Ia mengaku sudah melaporkan hilangnya putrinya itu ke Polsek Gemolong.

Ia sangat berharap dengan bantuan Polisi dan masyarakat, putrinya bisa segera di temukan secepatnya.

“Dulu juga pernah pergi ke Jakarta, dan ketemu di rumah tantenya. Kalau sekarang kami nggak tahu posisinya di mana karena HP sudah kami sita,”ungkapnya. Wardoyo