JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lepas Empat Prajurit Tugas ke Papua, Dandim Sragen: Pelajari Medan, Jaga Kehormatan!

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto MPM melepas empat anggotanya atas nama Pelda Dwi Cahyono, Sertu Mulyono, Sertu Sugi dan Koptu Sigit Purwanto untuk berangkat tugas ke Papua, Selasa (21/01/2020).

Upacara pelepasan dilaksanakan di Aula Guyub rukun Kodim Sragen disaksikan oleh sejumlah prajurit dan ASN setempat.

Dandim Luluk sesuai upacara pelepasan, mengungkapkan empat orang prajurit nantinya akan bertugas ke daerah Papua dan tergabung dalam satuan penugasan teritorial.

Mereka nantinya akan bergabung dengan para prajurit lainnya dari Kodam IV/Diponegoro, akan bertugas selama satu tahun dan menempati jabatan sebagai Babinsa.

Baca Juga :  Gagal Usung Paslon, Begini Kabar Terbaru Sikap Politik Partai Gerindra Menuju Pilkada Sragen. Merapat Yuni-Suroto atau Abstain?

“Tujuan dari dikirimnya para prajurit Kodam IV/Diponegoro ke Papua ini adalah untuk membantu proses pengembangan dan pembangunan 31 Kodim baru di tiga Kodam, dan tugasnya murni menjadi anggota satuan teritorial sebagai Babinsa,” jelas Dandim.

Menurut Dandim, melaksanakan tugas merupakan suatu amanah, kehormatan, harga diri dan kebanggaan. Jadi tidak setiap prajurit mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan penugasan seperti ini.

Baca Juga :  Prihatin Lihat Kekeringan, Paguyuban Panther Sragen Galang Dana dan Gelar Baksos Penyaluran Air Bersih di 3 Wilayah Sekaligus

“Untuk itu saya meminta, agar melaksanakan tugas ini dengan totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, dedikasi, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” pinta Dandim.

Dandim berpesan, setelah sampai di tempat tugas yang baru, prajurit yang bersangkutan agar segera mempelajari karakteristik medan, adat istiadat, situasi dan kondisi setempat.

“Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka dapat mengambil tindakan yang tidak bertentangan dengan HAM, adat istiadat, atau norma yang berlaku di masyarakat setempat,” imbuh Dandim. Wardoyo