JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mandi di Sungai, Balita 4 Tahun di Sambirejo Sragen Ditemukan Sudah Tak Bernyawa. Ibu dan Nenek Histeris Ciumi Jenasah Korban

13817
Nenek dan ibu korban menangis histeris mendapati jasad balita 4 tahun yang tewas di Sungai Mlokolegi, Sambirejo, Jumat (24/1/2020). Foto/Wardoyo
loading...
Nenek dan ibu korban menangis histeris mendapati jasad balita 4 tahun yang tewas di Sungai Mlokolegi, Sambirejo, Jumat (24/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah tragis menimpa seorang balita asal Dukuh Bakung, Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

Bocah bernama Muhammad Hafiz (4) itu ditemukan tak bernyawa tenggelam di Sungai Mlokolegi, Dukuh Manukan, desa setempat, Jumat (24 /1/2020) sore tadi.

Balita malang itu ditemukan tewas saat sedang bermain dan mandi di sungai yang berkedalaman lebih dari 2 meter.

Data yang dihimpun di lapangan insiden tragis itu terjadi pukul 15. 15 WIB. Menurut keterangan warga, jejadian bermula saat petang tadi sore tadi korban tengah bermain bersama teman-temannya di pinggir sungai.

Saat sedang mandi, korban rupanya tergiur untuk berenang menuju ke arah yang lebih dalam. Bocah mungil itu tak memperkirakan jika jika kedalaman air melebihi ketinggian tubuhnya.

Tak ayal, begitu masuk ke ke areal yang lebih dalam, tubuh bocah mungil itu langsung hilang dari permukaan.

Baca Juga :  Lagi, Ular Piton Besar Sepanjang 4 Meter Ditangkap di Sungai Garuda Sragen Malam Ini. Ditangkap oleh 5 Warga, Induknya Berukuran Sangat Besar Sempat Muncul Tapi Lolos

Melihat korban hilang, beberapa temannya langsung berteriak meminta tolong. Seketika itu para penambang pasir yang berada tak jauh dari lokasi langsung berhamburan melakukan pencarian.

Tak lama berselang tim dari SAR BPBD, TNI, Polri, Relawan PSC 119, PMI Sragen dan Senkom langsung tiba di lokasi untuk membantu pencarian korban.

Setelah dilakukan penyisiran di beberapa lokasi di sekitar hilangya korban, akhirnya jasad bocah malang itu ditemukan 30 menit berselang.

“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia. Sehingga jenasah korban dibawa ke Puskesmas Sambirejo untuk dilakukan pemeriksaan,” papar Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priyono, Jumat (24/1/2020).

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan adanya kejadian balita tenggelam di Sambirejo tersebut. Menurutnya, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.

Baca Juga :  Penanganan Kasus Jurangjero Dinilai Lamban, Puluhan Warga dan FPI Sragen Geruduk Polres dan Kejari. Desak Penuntasan, Khawatir Bisa Menyulut Bara Api Konflik di Masyarakat!

“Karena pihak keluarga sudah menerima, Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tuturnya.

Di sisi lain, musibah itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga bocah mungil tersebut. Bahkan ibu dan nenek korban, tak kuasa membendung air mata dan berkali-kali histeris saat mendapati buah hatinya itu sudah terbujur kaku di bawa ke Puskesmas. Wardoyo