JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Mayat Pemancing 2 Hari Terombang-Ambing Ombak dan Sempat Terseret ke Dalam Gua di Banjarharjo

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Setelah menemui beberapa kendala, akhirnya evakuasi jenazah Supriyadi (30) warga Desa Banjarharjo, Kecamatan Ayah kabupaten Kebumen yang dilaporkan hilang terbawa arus laut berhasil diangkat.

Tim SAR gabungan berhasil mengangkat jenazah Supriyadi, menggunakan metode sebelumnya yakni mengikatnya dan mengangkat menggunakan tali.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, tubuh korban berhasil dievakuasi sekira pukul 07.45 WIB, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga :  Mengenaskan, Pejalan Kaki di Salatiga Tewas Disambar Truk Trailer

“Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk selanjutnya dimakamkan,” jelas Iptu Tugiman dilansir Tribratanews.

Sebelumnya tubuh korban kali pertama terlihat kurang lebih pukul 10.30 WIB (16/1/2020) di perairan depan goa Lawa. Namun kemudian terbawa arus masuk ke dalam goa.

Proses evakuasi terkendala medan dimana tebing tegak dengan ketinggian 200 meter cukup menyulitkan tim SAR.

Proses evakuasi sempat ditunda karena hari sudah malam, dan pencarian dilanjutkan hari ini.

Baca Juga :  Hendi Minta Masyarakat Tak Perlu Takut Gelar Akad Pernikahan Asal Disiplin Protokol Kesehatan Ditegakkan

Diberitakan sebelumnya, pemancing Supriyadi (30) dilaporkan hilang terseret ombak saat memancing di pantai Goa Lawa desa Karangbolong kecamatan Buayan, sekira pukul 14.45 WIB, Rabu (15/1/2020).

Diduga korban terlalu dekat dengan bibir pantai saat mancing, sehingga tersapu ombak besar yang menghampirinya.

Pada saat kejadian, korban bersama satu temannya tengah memancing di batu karang. Selanjutnya tiba-tiba ada ombak besar. Keduanya jatuh ke laut, namun satu temannya berhasil menyelamatkan diri. JSnews