JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pengalihan Arus Pembangunan Flyover Purwosari, Sejumlah Jalan Satu Arah Akan Berubah Jadi Dua Arah

Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) selama pembangunan flyover Purwosari. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satlantas Polresta Surakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta tengah mematangkan manajemen rekayasa lalu lintas untuk pembangunan flyover Purwosari. Diantara manajemen rekayasa lalu lintas tersebut, direncanakan sejumlah jalur searah di tengah Kota Solo akan difungsikan menjadi dua arah selama pembangunan flyover.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni menyebutkan, setiap rencana pasti ada kendala teknis di lapangan. Termasuk rencana manajemen rekayasa lalu lintas selama pembangunan flyover Purwosari yang memastikan beban utama kemacetan kendaraan berada di kawasan Manahan Pasar Nongko dan kawasan Gilingan.

“Daerah rel Panggung kemungkinan juga akan menjadi beban utama. Namun kita akan berusaha untuk membuat pengalihan arus dan memperingan beban kemacetan yang mungkin ditimbulkan selama pembangunan flyover,” paparnya, Sabtu (11/1/2020).

Baca Juga :  Kekayaan Calon Wali Kota Solo, Bajo Total Rp 1,9 M Sedangkan Gibran Rp 21 M, Ada Motor Honda CB Tahun 1974, Ini Rinciannya

Kasatlantas menekankan, salah satu rencana pengalihan arus yaitu merubah fungsi sejumlah jalur yang biasanya satu arah menjadi dua arah. Hal itu merupakan usul dari Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

“Usul Pak Wali, beberapa jalan searah akan dijadikan dua arah. Seperti misalnya dari perempatan Ngapeman menuju Pasar Kembang yang biasanya searah, nanti bisa jadi dua arah,” imbuhnya.

Selain itu, dari Pasar Kembang ke barat Jalan Dr Rajiman rencananya juga akan menjadi dua arah. Selain itu, ruas jalan searah yang akan dijadikan dua arah lainnya yaitu Jalan Veteran.

Baca Juga :  Pemkot Solo Izinkan Hajatan Ijab Qobul, Maksimal 2 Jam Tanpa Live Musik, Jika Melanggar Langsung Dibubarkan

“Namun semua perlu diuji cobakan terlebih dulu. Kalau uji coba efektif, maka kita lanjutkan. Namun kalau tidak maka kita akan mencari solusi lain,” papar Kasatlantas.

Di sisi lain, Kompol Busroni menghimbau kepada pengusaha angkutan umum jurusan Jakarta-Surabaya untuk menggunakan jalur tol.

“Kita akan memperbanyak rambu petunjuk, seperti di Bangko Sate Dahlan Sumber. Namun yang namanya usaha pasti juga memperhitungkan biaya transportasi juga karena tol juga berbayar. Itu juga nanti yang akan kita koordinasikan dengan pihak terkait,” tukasnya. Triawati PP