JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sempat Menjerit, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Tewas di Atas Pohon Usai Kesetrum Listrik

Proses evakuasi jasad korban tewas kesetrum di atas pohon di Matesih, Sabtu (18/1/2020). Foto/Wardoyo
Proses evakuasi jasad korban tewas kesetrum di atas pohon di Matesih, Sabtu (18/1/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Nasib naas dialami oleh Sikun (44) warga Ngwaru RT 3/6, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih.

Pria itu ditemukan tewas mengenaskan setelah tersengat aliran listrik saat membersihkan ranting pohon jati di kebun miliknya, Sabtu (18/01/2020) pagi.

Korban meregang nyawa lantaran pohon yang ditebang menyangkut kabel listrik bertegangan tinggi. Data yang dihimpun, insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Matesih, Iptu Tri Gusnaldi mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika korban bersama tetangganya , Muji Lestari baru saja kerja bakti.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Tabrak Lari di Tasikmadu Karanganyar, Pemotor Muda Tewas Usai Senggolan dengan Motor Misterius

Usai kerja bakti, korban berniat  memotong ranting pohon jati miliknya yang dekat dengan jaringan listrik.

Namun saat memotong ranting, tiba-tiba korban menjerit minta tolong karena kesetrum aliran listrik tegangan tinggi, dan meninggal di atas pohon jati miliknya.

“Sebenarnya korban sudah diingatkan agar tidak memotong rating pohon jati, namun tidak dihiraukan. Akibatnya, korban kesetrum aliran listrik dan meninggal di lokasi,” terang Kapolsek, Sabtu (18/01/2020).

Baca Juga :  Disebut The Old Lady, DPD Partai Golkar Karanganyar Pastikan Agresif Rebut Kemenangan Kontestasi 2024. Luncurkan 90 Caleg Segar Mumpuni Populer 

Aparat kepolisian, para relawan, serta Satpol PP Kecamatan Matesih, dan  petugas PLN  yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan evakuasi  terhadap korban dari atas pohon.

“Dari hasil pemeriksaan tim dokter Puskesmas dan Inafis Polres Karanganyar, korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Selanjutnya, korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Kapolsek. Wardoyo