JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Usai Terbunuhnya Jenderal Qassem Soleimani, Kedubes AS di Irak Dihujani Roket

Drone tanpa awak milil aS / Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Setelah terbunuhnya Jenderal Qassem Soleimani oleh drone tanpa awak milik AS,
sejumlah serangan roket mulai menghantam Zona Hijau di Distrik Al-Jadiriya di Baghdad, Irak, tempat di mana Kedubes AS dan pangkalan udara Balad berlokasi, setelah Iran menyatakan balas dendam.

Angkatan Darat Irak menyatakan tidak ada korban jiwa dalam serangan ini, namun mereka tidak bisa mengklarifikasi berapa jumlah roket yang ditembakan, dikutip dari CNN, 5 Januari 2020.

Al Jazeera melaporkan serangan tersebut adalah serangan mortir. Dua mortir menghantam perumahan pasukan AS pada Sabtu.

Sebuah roket juga menghantam Zona Hijau Baghdad pada Sabtu waktu Irak, menurut angkatan darat Irak. Pun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini.

Secara terpisah, seorang kontraktor sipil Irak yang bermarkas di Balad Air Base mengatakan bahwa empat roket jatuh di luar gerbang selatan pangkalan itu.

Saksi mata ini mengatakan sirene di pangkalan terdengar dan mengirim orang-orang ke tempat perlindungan sampai semua ama

Tidak jarang roket ditembakkan di Zona Hijau atau posisi AS di Irak dan tidak jelas siapa yang menembakkan roket.

Zona Hijau adalah tempat di mana kompleks kedutaan Amerika Serikat di Irak berada.

Al Jazeera melaporkan tidak ada proyektil yang mendarat di dalam kedutaan AS.

“Menurut pasukan keamanan Irak, proyektil mendarat di area perayaan di dalam Zona Hijau,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sepasang roket Katyusha kemudian menghantam pangkalan udara Balad di utara Baghdad, tempat pasukan Amerika berpangkalan, kata sumber keamanan dan militer Irak.

Kedutaan Besar AS di Baghdad, serta 5.200 tentara Amerika yang ditempatkan di seluruh negara itu, telah menghadapi serentetan serangan roket dalam beberapa bulan terakhir yang diklaim Washington, dilakukan oleh Iran dan sekutunya di Irak.

Bulan lalu, satu serangan menewaskan seorang kontraktor AS yang bekerja di Irak utara, yang memicu serangan udara AS yang menewaskan 25 milisi yang dekat dengan Iran.

Ketegangan memuncak pada hari Jumat ketika AS menyerang konvoi Jenderal Qassem Soleimani ketika hendak terbang dari bandara Baghdad, dan para diplomat beserta pasukan AS di seluruh Irak telah bersiap diri untuk serangan roket yang lebih banyak.

www.tempo.co

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia