JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Viral Bawa Penumpang Ternyata Begal, Driver Ojol Grab Asal Sidoharjo Sragen Dibacok di Tengah Jalan. Pelaku Bawa Kabur Motor, HP dan Tas Korban

Kondisi driver ojol Grab asal Bentak, Sidoharjo, Sragen, Sunarto saat dirawat di RS Muntikan, Magelang usai dibegal penumpangnya. Foto/Istimewa
Kondisi driver ojol Grab asal Bentak, Sidoharjo, Sragen, Sunarto saat dirawat di RS Muntikan, Magelang usai dibegal penumpangnya. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pengemudi ojek online Grab asal Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Sunarto (34), menjadi korban pembacokan oleh penumpangnya.

Pria asal Dukuh Sumber, Desa Bentak itu mengalami luka parah setelah dibacok oleh penumpangnya yang ternyata seorang begal.

Pelaku menyewa jasa ojek grab yang dijalankan korban melalui offline. Sempat melawan, korban akhirnya tak berdaya setelah dibacok oleh pelaku.

Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor dan HP milik korban. Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Purnowo membenarkan kejadian pembegalan terhadap driver Ojol asal Bentak, Sidoharjo, Sragen.

“Kejadiannya saat korban mengantar pelaku yang minta diantar dari Solo ke Magelang. Kejadian pembacokannya di Magelang. Kita hanya membantu memberitahu pihak keluarga lewat Bu Lurah Bentak. Kemudian korban dipindah dari Magelang ke Rumah Sakit di Solo oleh komunitasnya,” papar AKP Agung, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga :  Selamat, Kabupaten Sragen Raih Penghargaan WTP Kelima Berturut-Turut!

Ia menguraikan kasus itu ditangani oleh kepolisian di Magelang. Kabar terbaru, sepeda motor milik korban sudah ditemukan namun pelakunya belum.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , pelaku membacok korban dengan senjata tajam yang sudah disiapkan.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor berpelat AD 5799 BQE. Insiden begal itu terjadi pada Senin (27/1/2020).

Berdasarkan keterangan orangtua Sunarto, Toto Miharjo (59) aksi pembegalan bermula ketika putranya mangkal untuk menunggu order penumpang via aplikasi, Senin (27/1/2020) siang. Saat itu putranya mangkal tak jauh dari Terminal Tirtonadi Solo.

“Kemudian dia didatangi seorang pria yang mengaku hendak menyewa offline. Dia minta diantar ke Magelang. Anak saya nggak curiga, lalu berangkat menganyar dari Solo ke Muntilan Magelang pukul 15.00 WIB,” paparnya kepada wartawan.

Sunarto mengantar pelaku dengan melintasi jalur Jogja. Semula perjalanan biasa-biasa saja. Sebelum kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB saat sampi di wilayah Muntilan, penumpang pria itu mulai menunjukkan gelagat mencurigakan.

Baca Juga :  Geger Bantuan PIP di Sragen Nyasar ke Anak Aparat dan Siswa Mampu, Nasdem Desak Usut Orang-Orang Yang Memasukkan Data PIP di Luar Sistem. Anak Eks Napiter Juga Luput dari Pendataan!

Dia mengajak Sunarto ke suatu daerah tanpa tujuan yang tidak begitu diketahui. Merasa ada yang janggal, ia pun menengok kaca spion untuk mempermudah pengawasan penumpangnya itu.

Setelah sampai di tempat sepi, penumpang itu langsung beraksi. Ia mengeluarkan pisau dan kemudian mencoba menggorok Sunarto.

“Untungnya anak saya sudah melihat pisau duluan lewat kaca spion. Dia lalu menangkap pisau itu menggunakan tangan kiri sampai kena luka sayatan yang cukup dalam,” terang Toto.

Sempat terjadi adu kekuatan di atas motor. Hingga kemudian, Sunarto dan penumpang begal itu terjatuh.

Sempat berusaha bertahan, akhirnya Sunarto yang terluka parah, gagal menyelamatkan motornya. Pelaku membawa kabur motornya berikut HP dan sebuah tas yang didalamnya berisi uang hasil ngojeknya.

Insiden ini sempat viral setelah kondisi korban yang terluka diunggah ke media sosial. Wardoyo